
PEKANBARU - Penyakit yang dialami bayi empat bulan bernama Muhammad Alhafizi asal Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar, Provinsi Riau tidak hanya mengetuk hati orang dewasa saja, namun juga anak-anak. Mereka bahkan menyumbangkan uang celengan yang sudah ditabung selama ini.
Aksi anak-anak tersebut sempat diabadikan beberapa wartawan yang kebetulan berkunjung ke rumah sederhana tempat Alhafizi tinggal, Minggu (27/8/2017). Walau celengannya berisi uang recehan, namun kepedulian yang mereka tunjukkan patut diteladani. Apalagi uang itu hasil tabungannya.
"Anak-anak kami bawa ke sini, karena mau memberikan uang hasil tabungan. Mereka merasa iba melihat kondisi bayi (Alhafizi, red), jadi dibukalah celengan itu, hasil tabungannya," ungkap Elis, orangtua dari anak bernama Fiqih, yang dengan semangatnya membantu Alhafizi dengan celengannya.
Kondisi Alhafizi itu mereka ketahui dari pemberitaan di media beberapa waktu belakangan ini. Mumpung libur, anak-anak itu jadi punya waktu mengunjungi si bungsu pasangan Musdianto dan Dewi Lestari itu. Fiqih datang tidak hanya dengan orangtua, melainkan bersama saudaranya dan anak lainnya.
Terlihat kulit Hafizi sudah jauh lebih baik, meski sedikit berwarna kemerahan. Memang bayi laki-laki berusia empat bulan itu masih harus menjalani pengobatan secara berkala (Rutin) ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, untuk memantau perkembangannya. Sebab Alhafizi belum sepenuhnya sembuh.
Sang ayah Musdianto sangat terbantu atas pertolongan banyak pihak yang peduli akan kondisi anaknya ini. Walau ia sempat dipusingkan oleh biaya RS sebesar Rp11 juta yang dibebankan pasca anaknya keluar, Kamis lalu. Namun itu tak jadi masalah, karena kabarnya sudah ditanggung oleh pemerintah.
Alhafizi sempat dinyatakan sebagai pasien umum oleh RSUD, lantaran terlambat satu jam saja (BPJS-nya). Karena tidak punya uang, akhirnya keluarga tak mampu itu meninggalkan KTP. Usai ramai di media, pihak pemerintah melalui dinas kesehatan akhirnya mendatangi kediaman Musdianto dan mengembalikan KTP itu.
Padahal sebelumnya, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sudah berpesan kepada Direktur RSUD Arifin Achmad agar memberi perhatian khusus buat Alhafizi. Itu disampaikan Andi (Sapaan akrabnya, red) saat menjenguk bayi ini Jumat lalu. ***