PEKANBARU, GORIAU.COM - Razia penyalahguna narkotika yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Rabu (5/8/2015) dibeberapa kos-kosan, hotel dan Homestay di Pekanbaru, Riau, berhasil menjaring 17 orang pria dan wanita yang positif menggunakan barang terlarang. Bahkan ada seorang wanita yang tengah hamil tua.

Melani (25), terpaksa dibawa ke Kantor BNN Riau lantaran hasil urinenya positif narkoba. Padahal Melani sedang hamil sembilan bulan. "Terakhir make (narkoba,red), lima hari lalu. Pake ekstasi dikasih kawan," sebutnya saat diwawancarai GoRiau.com di Kantor BNN Riau Jalan Pepaya, Pekanbaru.

Ia mengkonsumsi narkoba, sebutnya, karena terpaksa mengikuti permintaan pria yang membokingnya. "Cuma pakai kalau diajak. Kalau tidak ya ngak pakai. Saya tinggal dihotel Holiday kamar 230 bareng teman. Teman saya juga positif narkoba," kata Melani.

Saat ditanya apakah tidak takut jika memakai narkoba bisa berefek terhadap janin yang dikandungnya, Melani hanya terdiam dan tertunduk. "Ya gimana namanya cari uang. Kalau takut ya pasti takutlah bisa membahayakan janin. Udah sering juga semenjak hamil, tergantung permintaan pelanggan," jawabnya.

Pada razia narkoba kali ini, BNN Riau menjaring delapan orang pria serta sembilan orang wanita. Razia belokasi di dua tempat, yakni Marpoyan Damai dan Kecamatan Limapuluh. Di Marpoyan Damai, sasaran BNN Riau ada lima titik kos-kosan.

Sementara di Kecamatan Limapuluh sasarannya Homestay di Jalan Sisingamangaraja, Homestay Bintang Lima Jalan Lokomotif, kos-kosan Jalan Kuantan Raya, Perumahan Jondul Baru, Hotel Holiday Jalan Tanjung Datuk serta Wisma SMR di Jalan Tanjung Datuk.

Tak hanya para pengguna narkoba saja yang kaget akan razia ini, melainkan belasan pasangan mesum disejumlah kos-kosan dan wisma. "Yang positif narkoba ini selanjutnya kita lakukan assesment untuk menentukan apakah yang bersangkutan pengguna narkoba rutin atau cuma sekali-sekali," kata Kepala Bidang Penindakan BNN Riau, AKBP Haldun, Rabu sore. (had)