
JAKARTA – Bek kanan Liverpool, Trent Alexander-Arnold, resmi mengumumkan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini. Kontraknya bersama The Reds berakhir pada 30 Juni 2025 dan kabarnya ia akan melanjutkan karier di Real Madrid.
Kabar kepergian pemain berusia 26 tahun itu diumumkan Liverpool melalui situs resmi dan kanal media sosial klub, Senin (5/5/2025) sore.
Dalam pernyataannya, Alexander-Arnold mengaku berat mengambil keputusan meninggalkan klub yang telah dibelanya sejak usia enam tahun.
"Ini bukan keputusan mudah. Ada banyak emosi, banyak pemikiran yang saya pertimbangkan," ujar Alexander-Arnold dalam pernyataan di laman resmi klub.
"Saya sudah berada di sini selama 20 tahun. Saya mencintai setiap menitnya. Saya mencapai impian dan target saya bersama Liverpool," sambungnya.
Bek asli akademi Liverpool ini menyebut dirinya membutuhkan perubahan untuk berkembang lebih jauh, baik sebagai pesepak bola maupun pribadi.
"Saya rasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencoba tantangan baru," tegasnya.
Karier Gemilang dan Deretan Prestasi
Alexander-Arnold pertama kali menembus tim utama Liverpool pada musim 2016/2017 setelah membela Liverpool U-18. Sejak itu, ia berkembang menjadi salah satu bek kanan terbaik dunia dan langganan di skuad utama The Reds.
Ia tercatat telah tampil dalam 352 pertandingan dengan torehan 23 gol dan 92 assist. Namanya kini tercatat sebagai penyumbang assist terbanyak keenam sepanjang sejarah Liverpool, sejajar dengan John Barnes.
Selama sembilan musim di tim utama, Alexander-Arnold turut mengantar Liverpool meraih sejumlah gelar bergengsi: Liga Champions 2018/2019, Liga Inggris 2019/2020 dan 2024/2025, Piala FA 2022, Piala Liga 2022, Piala Super UEFA 2019, Piala Dunia Klub 2019, dan Community Shield 2022.
Di level individu, ia pernah meraih berbagai penghargaan seperti:
* PFA Young Player of the Year (2019/2020),
* Premier League Young Player of the Season (2019/2020),
* UEFA Team of the Year (2019),
* serta masuk dalam FIFA FIFPro World11 tahun 2020.
Momen Tak Terlupakan
Salah satu momen paling berkesan adalah gol tendangan bebasnya dalam debut Eropa menghadapi Hoffenheim di Kualifikasi Liga Champions 2017/2018.
Namun momen paling ikoniknya terjadi pada semifinal Liga Champions 2018/2019 saat Liverpool membalikkan defisit 0-3 melawan Barcelona. Eksekusi cepat sepak pojoknya menghasilkan gol Divock Origi dan membawa Liverpool melaju ke final.
Musim ini, Alexander-Arnold juga menjadi penentu gelar Liga Inggris usai mencetak gol kemenangan kontra Leicester City.
Kini, dengan tiga laga tersisa, Alexander-Arnold masih punya peluang menambah catatan impresifnya sebelum resmi meninggalkan Anfield. (ant)