PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Provinsi Riau optimis dapat segera mengungkap misteri kematian wanita bernama Cici Anisa di kamar 137 Hotel Parma Jalan Paus Kota Pekanbaru, yang ditemukan tewas bersimbah darah, hari Minggu kemarin.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, diwawancarai GoRiau.com, Selasa (19/9/2017) pagi. "Anggota sedang bekerja, kita optimis segera terungkap," kata perwira berangkat Melati tiga ini.

Beralasan, karena hasil penyelidikan sejauh ini, sebut Kombes Susanto, jajarannya sudah banyak mengantongi petunjuk dan barang bukti yang mengarah kepada pelaku. Selain itu, sudah tujuh orang dimintai keterangan sebagai saksi untuk membuat terang kasus tersebut.

"Sudah tujuh orang saksi kita periksa, kita juga sudah mengumpulkan barang bukti yang dijadikan alat bukti nantinya," yakin dia.

Diketahui pula bahwa Cici sudah tinggal cukup lama di hotel tersebut. Bahkan kata Kapolresta Pekanbaru, korban telah menetap di sana kurang lebih satu bulan belakangan. Ini pun jadi tanda tanya besar, apa alasan wanita 33 tahun tersebut memboking kamar selama itu.

"Sudah cukup lama ya tinggal di hotel itu, Sebulan kurang lebih. Ini akan kita dalami, kita akan mintai keterangan dari beberapa pihak termasuk keluarga," pungkas Kombes Susanto di Mapolresta Pekanbaru.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Cici ditemukan meregang nyawa di kamar tempatnya menginap nomor 137 Hotel Parma Jalan Paus Pekanbaru, hari Minggu siang lalu. Kondisinya nyaris tanpa busana, dengan wajah berlumuran darah dan ditutup bantal.

Kepolisian mengatakan, korban meningal dunia akibat luka tumpul di kepala. Tidak cuma itu, darah segar juga masih membekas di seprai kasur tempat korban terbaring tak bernyawa. ***