
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Meski PON sudah lebih 10 hari berlalu, namun pembayaran honor tenaga kebersihan di GOR Tengku Pangeran, Pelalawan Riau, belum juga dibayarkan. Padahal tenaga kebersihan ini dijanjikan dapat intensif tiga kali lipat dari yang biasa mereka terima.
''Sepeser haram, kami belum terima honor. Padahal, kami dijanjikan siap PON dibayar cash, tapi sampai hari ini bersama 34 petugas kebersihan lainnya belum dapat apa-apa, sakit hati rasanya,'' ujar sejumlah petugas kebersihan yang menolak disebutkan identitasnya, Selasa (2/10/2012) tadi.
Sejumlah petugas kebersihan yang juga diperkerjakan di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pelalawan ini berharap, setelah PON XIII berakhir khususnya di Pangkalan Kerinci yang selesai pada 17 September lalu, mereka semuanya dapat menikmati honor hasil kerja keras membersihkan venue PON GOR Tengku Pangeran.
''Beberapa kali sempat dijanjikan akan dibayar dalam waktu dekat, termasuk Senin (1/10/2012) kemarin oleh Pak Amin pegawai Dinas CK yang sebelumnya mengajak kami bekerja menjadi petugas kebersihan, tapi tetap saja nihil,'' bebernya.
Mereka sebenarnya merupakan tenaga kontrak kebersihan itu sudah bekerja sejak 28 Agustus-18 September lalu. 'KJadi kurang lebih 22 hari kami kerja keras disana, mulai pukul. 07.30 WIB pagi sampai pertandingan tinju selesai. Bahkan setelah semua penonton pulang,kami bekerja,'' paparnya.
Saat direkrut untuk membantu menyukseskan PON sebegai petugas kebersihan honorer ini, mereka dijanjikan akan mendapatkan honor 3 kali lipat dari honor yang biasa diterimanya sebagai honor Pemda yang dikelola Dinas CK dan Tata Ruang Kabupaten Pelalawan.
''Janjinya honor PON untuk kami 3 kali lipat dari honor Pemda. Tentu kami berharap sangat berharap uang tersebut. Kalau honor Pemda untuk petugas kebersihan perharinya Rp 40 ribu. Jadi, kalau 3 kali lipat tentu capai Rp 120 ribu yang akan terima perharinya tinggal dikalikan saja lebih kurang 22 hari kerja di GOR,'' ujarnya sambil menyebutkan kabar terakhir diterima pekerja dari mulut ke mulut justru honor mereka menjadi Rp85 ribu perhari.
''Ya ini memang belum pasti, karena kami memang belum terima honornya. Tapi kalau sampai Rp 85 ribu biar saja akan kami demo, karena bekerjanya cukup berat, meski makan kami ditanggung, tetap saja kerja kami berat, apalagi sampai tengah malam. Dan kami sangat berharap adanya penjelasan dari Pemda Pelalawan soal honor kami dan berharap segera dibayarkan,'' pungkasnya.
Ketua Sub PB PON XVIII Pelalawan Drs H Zardewan, MM melalui Bendahara Ahmad Suhil saat dikonfirmasi membenarkan kalau honor petugas kebersihan GOR Tengku Pangeran belum dibayarkan.
''Kalau untuk petugas kebersihan memang belum dibayarkan, karena ada kendala soal dana. Dan InsyaAllah besok (3/10,red) akan ada rapat dengan tim verifikasi untuk membahas masalah tersebut. Memang soal honor-honor itu melalui anggaran Sub PB PON, tapi kan ada kekurangan jadi belum ada yang dibayarkan,'' terang Suhil sambil mengatakan honor yang sudah dilunasi baru untuk anggota kirab. (kst)