PANGKALANKERINCI – Kasus terbaru penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Pelalawan, Riau terus bertambah. Data per 4 September 2022, tercatat ada 323 hewan ternak sapi yang terpapar virus PMK.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pelalawan satu pekan lalu, sebanyak 229 ternak sapi terinfeksi PMK.

Dua bulan lebih, Disbunak Kabupaten Pelalawan melakukan penanganan terhadap kasus PMK ini. Virus PMK telah menyerang ternak warga di 7 kecamatan.

Diantaranya Kecamatan Bandar Petalangan, Kecamatan Ukui, Kecamatan Kerumutan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Pangkalan Lesung.

Kepala Disbunak Kabupaten Pelalawan, Akhtar SE, Senin (5/9/2022) mengungkapkan, sebagian ternak sapi yang terpapar virus PMK telah dinyatakan sembuh.

"Data terakhir, tenak yang terinveksi PMK sudah 323 ekor sapi. Sebagian sudah sembuh," sebutnya kepada GoRiau.com.

Selain kasus penyakit PMK terhadap hewan ternak sapi yang bertambah, juga turut diimbangi dengan angka kesembuhan.

“Angka kesembuhan mengalami peningkatan kini berjumlah 197 ekor ternak sapi yang sembuh. Ternak sapi mati 2 ekor dan yang disembelih atau potong paksa 3 ekor," pungkas Akhtar.***