
PEKANBARU, GORIAU.COM - Upaya penyemaian hujan buatan di Riau terus dilakukan sejak 5 Maret 2014 lalu. Hasilnya, selama 3 hari hingga Jumat (7/3/2014), tim sudah berhasil menyebabkan hujan lokal dengan intensitas kecil.
''Baru menghasilkan hujan lokal dengan intensitas kecil,'' ujar Kepala UPT Hujan Buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Heru Widodo di Pekanbaru, Jumat (7/3/2014).
Dikatakan, belum optimalnya pembuatan hujan buatan karena asap hasil kebakaran terlalu pekat sementara awan sangat tipis.
Karena itu, tim saat ini berusaha memodifikasi cuaca dengan menyemai awan di seputar titik api, gunanya asap akan terbilas dan sinar matahari akan masuk sehingga terjadi konveksi untuk menumbuhkan awan.
Sementara itu, pada hari ini, Jumat tim sudah menebar 3.000 kilogram garam dengan menggunakan pesawat Cassa. Pesawat ini melakukan tiga kali terbang dengan membawa 1.000 kilogram setiap berangkat.
BPPT sendiri sudah menyiapkan total 30-50 ton garam halus untuk modifikasi cuaca. BPPT juga telah menyemai sedikitnya 3,9 ton garam menggunakan Cassa. (nti)