
PEKANBARU - Sebanyak 65 bikers dari 45 komunitas sepeda motor harus menampilkan bakat terbaiknya dalam berkendara saat mengikuti event Honda Safety Riding Community Competition 2017 yang digelar di RSDC Pekanbaru, Riau, Minggu (10/12/2017).
Para peserta yang terbaik dan berbakat pada kontes safety riding yang ditaja PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Pekanbaru ini, nantinya akan mewakili Riau untuk mengikuti kontes safety riding di tingkat nasional.Hal itu dikatakan Instruktur Safety Riding Capella Honda Pekanbaru, Arif saat berbincang dengan GoRiau.com disela-sela acara kontes safety riding di RSDC Pekanbaru. "Nanti dua pengendara berbakat terbaik akan ikut serta dalam kontes safety riding nasional," ucapnya.Dijelaskannya, dua peserta berbakat yang akan dikirim terdiri dari satu biker pria dan satu biker wanita. "Yang kita pilih adalah yang berbakat. Jadi, bagi peserta yang juara dalam kontes safety riding ini belum tentu terpilih, hanya yang berbakat," tegasnya."Kompetisi safety riding ini merupakan salah satu bukti konsistensi, komitmen dan partisipasi CDN Pekanbaru dan jaringan bisnisnya dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara," lanjutnya.Dalam kontes safety riding ini ada beberapa poin yang harus dipenuhi peserta, mulai dari kemampuan dasar dan teknik berkendara, kemudian keahlian dalam melakukan pengereman, serta teknik keseimbangan dengan menggunakan papan keseimbangan."Juga teknik berkendara zig zag dengan menggunakan lintasan berbelok-belok, slalom pylon atau menguji keterampilan berkendara, serta pengendalian setang kemudi menggunakan akselerasi yang benar," paparnya.Masih kata Arif, juga ada pengujian kemampuan menghentikan kendaraan secara stabil dalam jarak pendek melalui tes breaking skill, kemampuan peserta dalam menjaga keseimbangan dengan kecepatan tertentu diuji dalam uji narrow plank yaitu kecepatan yang ekstra pelan dengan tetap menjaga postur berkendara."Peserta juga akan melewati rintangan slalom course, yaitu keterampilan pengendaraan dan pengendalian setang kemudi dengan posisi berkendara yang benar," pungkasnya.***