
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 130 titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan Iahan (Karhutla) di Provinsi Riau, pada Rabu (22/4/2020).
Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira Mawaddah mengatakan, bahwa titik-titik panas indikasi Karhutla dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen itu menyebar di tujuh kabupaten.
Yakni Kabupaten Bengkalis 49 titik panas, Kepulauan Meranti 38 titik panas, Indragiri Hilir (Inhil) 17 titik panas, Pelalawan 15 titik panas, Siak 8 titik panas, Indragiri Hulu (Inhu) dua titik panas dan Rokan Hilir (Rohil) satu titik panas.
"Jumlah titik panas di Riau meningkat drastis dari hari-hari sebelumnya. Dan yang terbanyak titik panasnya itu Bengkalis dan Meranti," kata Yudhi di Pekanbaru, Rabu (22/4/2020).
Dari 130 titik panas ini, kata Yudhi,14 titik diantaranya diduga sebagai titik api karena berada di level confidence tinggi atau di atas 70 persen.
"Yaitu ada delapan titik api di Bengkalis, lima titik api di Kepulauan Meranti, dan satu titik api di Inhil," ujarnya. ***