
DURI, GORIAU.COM - Untuk evakuasi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan Hangtuah kota Duri, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Riau, melibatkan pengendara sepeda motor dengan truk cpo, tepatnya didepan SD Center, memakan waktu hingga 1 jam lebih. Bahkan dari pantauan dilapangan, kemacetan panjang melebihi simpang jalan Mawar.
Meskipun personel Sat Lantas berada dilokasi kejadian, namun tidak bisa mengurai ramainya warga yang ingin menonton di tkp. Ratusan warga yang asyik menonton hanya berjarak satu jengkal dengan korban laka lantas, Kamis (9/7/2015) siang.
Diketahui dari kerabat dekat korban yang enggan disebutkan namanya, pengendara sepeda motor merupakan suami istri. Keduanya warga jalan Beringin desa Harapan Baru, kecamatan Mandau. Kedua korban meninggal ditempat, setelah sang suami terhimpit pada kedua ban belakang truk cpo sebelah kiri luar dan sang istri pada bagian dalam.
Saat ini kedua korban belum diketahui identitasnya. Dimana sang sopir truk cpo Sunardi (52) warga Langkat, kini sudah diamankan Sat Lantas Polres Bengkalis, guna penyelidikan.
Saat ditanyai GoRiau.com sang sopir mengatakan, sepeda motor berusaha mendahului truk yang dikemudikannya dan sebuah mobil yang tepat sejajar disebelah kirinya. Karena tersenggol mobil, sepeda motor tak terkendali sehingga masuk ke bawah truk.
"Kalau yang saya lihat dari kaca spion sebelah kiri seperti itu," ungkap Sunardi saat diamankan anggota Koramil 06 Mandau usai terjadinya kecelakaan, sebelum dibawa ke Sat Lantas Polres Bengkalis jalan Pipa Air Bersih.
Saksi mata kejadian tersebut Rospita (41) kepada GoRiau.com, mengatakan dirinya tepat berada dibelakang kedua korban tewas. "Tiba-tiba saja sepeda motonya oleng ke kanan dan mengenai bodi truk tangki sebelah kiri. Lalu terjatuh dan terlindas ban belakang truk cpo sebelah kiri," kata Rospita sambil menggigil belum bisa melupakan kejadian tersebut.(ric)