JAKARTA - Sebanyak sembilan anggota Polri ditemukan meninggal dunia di Kota Palu, Sulawesi Tengah, usai gempa dan tsunami menerjang kota tersebut Jumat (28/9).

''Sampai dengan saat ini dari Kabid Humas Polda Sulteng dapat info ada 9 anggota Polri telah ditemukan meninggal,'' kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (1/10), seperti dikutip dari liputan6.com.

Rata-rata korban tewas yang berhasil dievakuasi merupakan anggota Polresta Palu. Saat ini, Polri terus mencari anggota yang masih hilang.

Dikatakan Setyo, tak menutup kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah, mengingat saat gempa dan tsunami terjadi, anggota Polri dan TNI sedang melakukan apel persiapan pengamanan HUT Kota Palu.

''Pada saat kejadian itu ada acara masyarakat memperingati ulang tahun Kota Palu. Nah saat itu ada apel TNI Polri untuk pengamanan, tiba-tiba terjadi tsunami. Saat ini sedang didata,'' kata Setyo.

Jenderal bintang dua itu berharap, para anggota Polri yang belum ditemukan hanya hilang kontak dan dalam keadaan selamat.

Belum Ada Kabar

Sementara untuk wilayah Kabupaten Donggala, Setyo mengaku hingga saat ini belum menerima kabar mengenai nasib anggota Polri di sana. Sebab, hingga kini akses komunikasi dan jalan menuju Donggala masih belum pulih.

''Mohon waktu dan mohon sabar untuk rekan-rekan. Mudah-mudahan rekan kami yang belum ketemu hanya hilang kontak saja. Bukan hilang secara fisik,'' kata Setyo memungkasi.***