JAKARTA - Terjadi ledakan diduga bom di pos lantas di seberang Sarinah, Jakarta Pusat. Menurut saksi mata, ada tujuh kali ledakan kemudian terjadi baku tembak polisi dengan orang tak dikenal.
"Tadi itu kan saya mau ke Bank Syariah Mandiri dari arah belakang Sarinah, waktu saya tiba di lobi Wisma Mandiri baru sampai terdengar suara ledakan baru satu kali," kata saksi mata, Hatib, kepada detikcom, Kamis (14/1/2015).
Setelah itu dia melihat orang-orang berlarian dari dalam gedung Sarinah. Sementara mobil mulai ngebut meninggalkan lokasi sekitar ledakan.
"Saya lihat ke luar banyak mobil melawan arus, terus polisi berdatangan. Orang-orang berlarian keluar dari Sarinah ke arah Monas," kata Hatib.
Tak lama setelah itu terdengar 7 kali ledakan berurutan. Suasana pun menjadi sangat genting.
"Setelah itu ada ledakan kedua sampai ke 6. Saya lihat dari jauh suasana sangat genting, terdengar baku tembak polisi dengan orang tak dikenal," jelasnya.
Tiga Tewas
Dikabarkan ada tiga orang yang tewas akibat ledakan diduga bom di dekat pos polisi Sarinah, Thamrin, Jakarta. Belum diketahui siapa pelakunya.
Pantauan di lokasi, Kamis (14/1/2016) ada tiga pria tergeletak di jalan tak jauh dari pos polisi. Belum diketahui siapa pria itu, diduga seorang polisi dan ada juga pelaku.
Darah berceceran di sekitar lokasi. Belum bisa dipastikan jenis bom yang meledak.
Seorang saksi bernama Vicka Kuen mengatakan kepada Kompas TV, dari lantai 8 Gedung Sarinah, ia mendengar ada ledakan yang terjadi pada pukul 10.50 WIB. Ledakan kedua terjadi beberapa menit kemudian.
"Pos polisinya hancur, terus kemudian saya lihat ada sekitar tiga orang yang terkena ledakan tersebut," kata Vicka.
Saat dihubungi Kompas TV, Vicka mengatakan, Ia bersama teman-teman sekantornya dilarang keluar gedung.***



