TANJUNG LEBAN, GORIAU.COM - Masyarakat Desa Tanjung Leban kini bisa menikmati air bersih dan sehat, menyusul telah diresmikan dan diserahterimakannya Instalasi Penjernihan Air Gambut yang dikembangkan UNESCO Man and Biosphere Programme Indonesia-LIPIdan didukung Asia Pulp and Paper Grup, Senin (28/1/2013).

Instalasi Penjernihan Air Gambut (IPAG60) ini mampu memproduksi air bersih 3600 liter per jam. Program ini merupakan pilot project dalam membantu pengembangan komunitas di Area Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu.

Seperti disampaikan Prof Dr Y Purwanto dari MAB Indonesia-LIPI, selama ini masyarakat di area transisi dan zona penyangga GSK-BB harus menggunakan air gambut untuk kebutuhan sehari-harikarena tidak adanya sumber air bersih. Hal ini tidaklah sehat karena air gambut bersifat sangatasam dan mengandung mineral berbahaya.

“Sistem yang kita bangun ini akan mampu menyediakan air yang bersih dan sehat untuk masyarakat sekitar Cagar Biosfer GSK-BB. Ini jugamerupakan bagian dari pengembangan dan pemberdayaan untuk masyarakat di sekitar Cagar Biosfer,” ujar Purwanto.

Tidak hanya membangun instalasi IPAG60, LIPI bersama dengan APP juga melatih masyarakat untuk mengoperasikan dan memelihara alat ini. Hal ini dalam upaya menjamin keberlanjutan program ini guna membangun mekanisme untuk pengelolaan secara berkala dan penggunaan serta pendistribusianair. (jfk)