BENGKALIS, GORIAU.COM - Komisi IV DPRD Bengkalis menemukan banyaknya peralatan kesehatan (Alkes) RSUD Bengkalis yang mengalami kerusakan saat inspeksi mendadak, Rabu (15/1). Alkes yang mengalami kerusakan bervariasi, mulai dari yang harga murah hingga alkes harga miliaran rupiah.

Sidak perdana di awal tahun 2014 tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan. Kedatangan Komisi IV disambut Direktur RSUD dr Zulkarnain Lubis beserta segenap jajaran manajemen. Sidak kali ini tergolong cukup lama hingga mencapai 2 jam karena hampir semua ruangan di RSUD tersebut dimasuki. Tidak hanya ruangan kantor, melainkan juga ruang pasien, obat-obatan, bahkan gudang.

Berdasarkan hasil pantauan langsung Komisi IV, Sofyan berkesimpulan kondisi peralatan RSUD Bengkalis cukup memprihatinkan. RSUD yang digadang-gadang bertaraf internasional itu tidak hanya bermasalah dari segi izin yang sudah mati, tapi banyak alkes yang sudah rusak atau tidak bisa difungsikan untuk melayani pasien.

''Dari hasil sidak tadi, kita sempat berbincang-bincang dengan manajemen RSUD. Ternyata mereka tidak tahu kalau izin sudah mati. Untung persoalan tersebut diberitakan, kalau tidak tentu selamanya izin RSUD tidak akan diurus,'' ujar Sofyan.

Menurut caleg dari PDI-P ini, persoalan alkes ini cukup urgen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan seperti CT-Scan, Monitor, Rontgen yang belum dilakukan perbaikan. Komisi IV sudah meminta kepada manajemen RSUD untuk menginventarisir seluruh peralatan tersebut dan melakukan rekapitulasi berapa total biaya yang dianggarkan untuk perbaikan.

''Seperti CT-Scan, harganya kalau beli baru sekitar Rp5 miliar. Jadi kita sarankan untuk diperbaiki dan ini harus mendatangkan tim ahli dari produsen. Kita sudah minta kepada RSUD untuk menghitung semua kebutuhan biaya mulai dari mendatangkan tenaga ahli dari produsen hingga proses perbaikan agar bisa beroperasi kembali,'' kata Sofyan.

Komisi IV juga meminta kepada pihak RSUD untuk membuat skala prioritas anggaran RSUD pada tahun 2014. Selain proses perbaikan peralatan, hal lain yang penting adalah pembangunan gedung kantor RSUD dan pengadaan obat-obatan.

''Poin-poin itu yang kita garis bawahi. Disamping memang untuk hal-hal lain seperti pelayanan yang ramah terhadap pasien tentu tidak bisa diabaikan begitu saja,'' tutup Sofyan.(jfk)