
SIAK, GORIAU.COM - Wakil Bupati Siak H. Alfedri mengikuti Rakornas Kominda tahun 2013 yang diselenggarakan Kesbangpolinmas pusat di Hotel Bidakara Jakarta, Senin( 9/9/2013). Pada Rakor, Wagub menjelaskan bahwa Siak siap melaksanakan Pemilu yang aman dan kondusif.
''Untuk Kabupaten Siak secara umum situasinya aman dan tertib. Tidak ada gerakan gerakan yang menganggu dan mengancam stabilitas nasional, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan,'' ujar Alfedri dihadapan peserta rapat yang diikuti Bupati/Walikota, Pejabat Kesbang dan Politik Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Turut hadir mendampingi Wabup Siak Kepala Kantor Kesbang dan Politik Kabupaten Siak Yurnalis.
Dikatakan, upaya dalam rangka menciptakan situasi kondisi yang nyaman dan kondusif, pemerintah kabupaten Siak telah membentuk organisasi antara lain; Komunitas Intelijen Daerah, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Tim terpadu penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta rapat Forkominda yang diikuti Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, anggota Forkominda beserta instansi terkait.
Permasalahan yang dilaporkan antara lain permasalahan lahan perkebunan, kebakaran hutan dan lahan, moneter dan inflasi, penangkapan teroris, tenaga kerja dan buruh serta masalah perbatasan wilayah kabupaten.
Sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari Bupati/Walikota, ketua pelaksana harian Kominda Provinsi, Kesbang dan Politik Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Pesan dan harapan yang disampaikan oleh Mendagri, lanjut Wabup, antara lain khusus Gubernur, Bupati/Walikota selaku ketua Kominda agar lebih berperan aktif mengkoordinasikan dan mengoperasionalkan di daerah masing masing, jaga kekompakan, keharmonisan dan sinergitas antar Kominda, meningkatkan kewaspadaan dini, deteksi dini, dan lapor cepat terhadap potensi kerawanan menjelang pemilu 2014, dengan memberdayakan instrumen-instrumen yang ada, sepeti media massa sebagai langkah dalam membangun sistem peringatan dini dalam upaya pencegahan upaya konflik sosial. (sks)