PEKANBARU - Kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Pekanbaru, Riau, Rabu (13/4/2016) siang disambut aksi unjuk rasa oleh mahasiswa. Bahkan demontrasi sempat memanas lantaran unjuk rasa 'dihalangi' oleh Pemuda Pancasila (PP).

Tidak cuma itu, jumlah massa yang berjumlah ratusan ini sempat memblokir ruas Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Tugu Perjuangan, tempat titik utama orasi pendemo yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa.

Pada kesempatannya, pendemo yang menyebut dirinya Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Pemuda Riau (Amper) mendesak agar penegak hukum membongkar dugaan praktek KKN dalam bentuk persekongkolan di Satker Dinas Bina Marga Riau yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi.

"Kita di sini menyampaikan aspirasi kita. Kenapa Pemuda Pancasila mengawal dan berupaya menghalangi kita. Ini ada apa. Kita memperjuangkan warga Riau dari korupsi," teriak lantang koordinator lapangan, Dodi Sugiarto.

Pada demonstrasi ini, ada 14 tuntutan yang dilayangkan massa, yang keseluruhannya terkait berbagai dugaan korupsi skala besar di Pemerintahan Provinsi Riau. "Semuanya berkaitan dengan Dinas Bina Marga Riau," beber Dodi.

Hingga berita ini diturunkan, aksi massa terus berlangsung. Mereka juga menantang KPK untuk menemui mereka, untuk menyampaikan aspirasi dan temuan dugaan korupsi di Provinsi Riau. "Kami akan bertahan di sini hingga KPK menemui kami," tukasnya. ***