PEKANBARU - Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Junaidi ketika hadir pada sidang senat terbuka, memaparkan prestasi Unilak selama masa pandemi Covid-19.

Sidang senat terbuka digelar Unilak dalam rangka wisuda sarjana ke 63 dan magister ke 13. Berlangsung selama selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis (13-14/10/2021). Menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

"Sejumlah prestasi yang diraih Unilak adalah, pada perhelatan PON XX Papua, Vanesa Evato mahasiswi FIB berhasil menyabet 1 medali emas, 1 medali perak, 1 medali perunggu pada cabor renang. Kemudian, Dion Pramudana, mahasiswa dari FIA Unilak berhasil meraih medali perunggu di cabor sepak takraw," ungkap Dr Junaidi.

Selain prestasi tersebut, ia juga menyebutkan, prestasi dosen juga di raih oleh Dr Indra Purnama. Dia adalah dosen Fakultas Pertanian yang berhasil lolos hibah program world class professor.

"Unilak juga terpilih oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi PT pendamping dalam program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan," ujarnya.

Kemudian, imbuh Dr Junaidi, prestasi selanjutnya yakni, UPT Perpustakaan Unilak naik tingkat dari akreditasi B menjadi A. Perpustakaan Unilak menjadi Perpustakaan dengan kualitas terbaik.

Wsuda ke 63 dan Magister ke 13 diikuti 862 wisudawan dengan rincian sarjana strata satu 783 orang, dan program magister 79 orang. Kepada wisudawan Rektor berpesan untuk dapat muliakan orang tua.

"Kunci orang-orang sukses adalah satu diantaranya memuliakan orang tua, ini sudah terbukti, dan agama juga mengajarkan itu, jadi jika ingin suskes muliakan orang tua, bahagiakan orang tua," harap Dr Junaidi.

Sementara Gubernur Riau, H Syamsuar, memberikan sambutan lewat video mengatakan, selamat kepada wisudawan baik strata satu maupuan strata dua.

"Semoga wisudawan menjadi generasi terbaik dan ilmu yang didapat bermanfaat untuk orang banyak dan mengantarkan ke masa depan yang sukses," kata Gubernur Riau, singkat. ***