
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak Drs. Kadri Yafis, MPd mengatakan dua bulan lalu H. Soritua sudah mengundurkan sebagai Kepala Sekolah SMA N 2 Tualang.
"Beliau sendiri yang datang ke ruangan saya. Beliau nyatakan mengundurkan diri. Dengan alasan kesehatan," ungkap Kadri saat menjawab GoRiau.com di Batam, Rabu (8/1/2014).
Saat itu, Kadri mencari kepastian lewat beberapa rekannya. Ternyata benar, apa yang diutarakan Soritua kepada Kadri, juga diutarakan kepada beberapa Kepala Sekolah lainnya. "Termasuk juga dengan Kepala UPTD Pendidikan Tualang," jelas Kadri.
"Kemudian, saya minta beliau untuk memasukkan surat (surat berhenti). Namun dibilangnya, nanti saja," urai Kadri. Dengan demikian, lanjut Kadri, Pemkab Siak harus membuat keputusan yang tepat. "Kita tidak mau Kepala Sekolah kosong," tambah Kadri.
Kandri menduga, setelah adanya mutasi yang dilakukan Pemkab Siak kemaren, Soritua merasa menyesal dengan keputusannya tempo hari. Oleh sebab itu, dia mencoba koordinir beberapa guru untuk menghasut para siswa. "Siswa mana paham dengan mutasi ini, pasti mereka dikondisikan," tegas Kadri.
"Soritua jangan main-main, kan dia yang minta berhenti dulu. Sekarang hasut para siswa," lanjut Kadri.
Sementara itu, Kadri memahami kondisi psikologi SMA N 1 Tualang. Sebab, selama ini kinerja Kepala Sekolah yang lama dan saat ini menjabat Kepsek SMAN 2 Tualang cukup baik. "Itu buktinya mereka sayang," katanya.
"Pasti sayang lah sama guru yang telah sekian tahun bersama mereka. Selama ini SMA N 1 Tualang cukup bagus," tutup Kadri.(san)