PEKANBARU – Tingginya arus kendaraan di Lintas Riau - Sumatera Barat via tol Pekanbaru - Bangkinang saat libur Idul Fitri 2022 lalu, mendorong perlunya percepatan penyelesaian tol Bangkinang (Riau) - Pangkalan Koto Baru (Sumatera Barat). Saat ini, pembebasan lahan ruas tol Bangkinang - Pangkalan Koto Baru sudah mencapai 65 persen.

"Untuk seksi Bangkinang - Pangkalan saat ini sedang digesa pembebasan lahannya. Informasi terakhir yang saya dapat, lahan yang dibebaskan sudah mencapai 65 persen," kata Sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto.

Lebih lanjut, katanya, untuk lahan yang belum dibebaskan tersebut, beberapa diantaranya masuk dalam kawasan hutan. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rapat bersama pihak terkait untuk membahas pelepasan kawasan hutan tersebut.

"Jadi ada yang kawasan hutan juga, karena itu masih proses untuk dibebaskan. Kami segera akan melakukan rapat untuk membahas hal tersebut," ujarnya.

Dengan progres pembangunan yang saat ini terus berjalan, pihaknya yakin pada 2023 mendatang, jalan tol Pekanbaru - Pangkalan sudah bisa dilalui masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap dukungan dan doa masyarakat agar pembangungan salah satu proyek strategis nasional di Riau tersebut berjalan lancar.

"Mudah-mudahan tahun 2023 masyarakat Riau yang akan pergi ke Sumatera Barat sudah bisa menggunakan jalan tol," tutupnya. ***