PEKANBARU, GORIAU.COM - Dalam reka ulang adegan pembunuhan yang dilakukan oleh Najaluddin alias Udin Lombok (50), terhadap rekan sesama buruh bangunan bernama Agusman di ledeng bangunan jalan Pasir Putih, kelurahan Simpang Tiga kecamatan Bukit Raya, pada Selasa (28/7/2015) terungkap, bahwa pembunuhan dipicu perkataan ayam oleh korban.

"Awalnya hombing minta rokok, saya bilang lagi tidak punya uang, dia malah bilangin saya lembu, ayam kau," kata Udin dalam reka adegan pertama, Rabu (12/8/2015).

Akibat perkataan itulah Udin kalap dan tidak bisa mengendalikan emosi. Ia langsung mengambil parang di dalam bedeng, lantas mengayunkannya ke kepala korban tepat dibagian gagang. Setelah korban tersungkur, udin menghabisi nyawa korban dengan membacok leher korban.

Dari 15 reka adegan yang diperagakan, Udin lombok melakukan pembacokan terhadap korban sebanyak tujuh kali, dengan arah bacokan kebagian kepala, leher dan pipi sebelah kanan. "Dia ini adalah tersangka tunggal atas kasus pembunuhan tersebut," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi dilokasi rekontruksi.

Pantauan GoRiau.com, tampak puluhan warga memenuhi tempat kejadian perkara, untuk melihat proses rekontruksi. Sementara tersangka juga mendapat penjagaan ketat pihak kepolisian dari sektor Bukit Raya. Usai rekon, tersangka langsung dibawa kembali ke Mapolsek. (dnl)