BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar merancang Peraturan Bupati (Perbup) tentang perpajakan sarang burung walet yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar,  Jum'at (14/6/2019).

Ini dilakukan Pemkab Kampar agar dapat menambah pemasukan khas daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampar.

Untuk itu, Bupati Kampar melalui Sekda Kampar, Yusri meminta Badan Pendapatan Daerah Kampar (Bapenda) untuk segera merancang Perbup tentang pajak sarang burung walet tersebut. 

"Diharapkan Bapenda dalam sepuluh hari sejak hari ini untuk membuat Peraturan Bupati tentang pajak rumah burung walet yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar," pinta Sekda Kampar saat memimpin rapat. 

Rapat ini tampak dihadiri Kapolres Kampar AKBP Ananta Yudhistira, Kejari Kampar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Yuzar serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar yang dilangsungkan di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar. 

Selain itu, Sekda Kampar juga meminta kepada Dinas Perkebunan Kampar untuk segera mendata tempat-tempat penangkaran sarang walet.  Dan juga kepada Tim Yustisi Kampar untuk aktif dalam merapikan sistem perpajakan tentang walet tersebut. 

Ia menambahkan, bahwa peraturan daerah tentang perpajakan walet ini telah selasai pada 2010 yang lalu. Hanya saja menunggu Perbubnya. 

"Pemkab Kampar akan menurunkan Tim Yustisi untuk menertibkan pengusaha walet. Sehingga dengan secara sukarela memberikan sebagian penghasilannya berupa pajak kepada Pemkab Kampar," tegasnya. ***