
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Menuntut (Geramm) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Rokan Hilir, Kamis sore (22/1/2015) di Bagansiapiapi. Pada aksi ini, Pendemo meneriaki Ketua DPRD 'pembohong' karena tidak menepati janji.
Tuntutan yang mereka sampaikan adalah menyangkut pembagian plasma dari PT Jatim Jaya dan menagih janji Ketua DPRD Nasruddin Hasan yang ingin membangun infrastruktur jalan dan jembatan.
''Ketua DPRD Nasruddin Pembohong!!'' teriak massa yang berasal dari masyarakat Kecamatan Kubu dan Kecamatan Pekaitan.
Ketua Himpunan Persatuan Mahasiswa Rohil (Hipemarohi), Charles, menyebutkan bahwa Ketua DPRD Rohil banyak umbar janji namun realisasinya belum nampak. ''Pak Nasrudin pembohong, banyak janjinya yang sampai sekarang belum ada terealisasi,'' cetus Charles.
Ditambahkannya, Ketua DPRD Nasrudin Hasan pernah menjanjikan akan membangun jalan dan jembatan. Namun hingga saat ini setiap masyarakat yang melewati jalan selalu dihadapkan dengan kubangan lumpur.
''Kami masyarakat sudah muak dengan janji janji ketua, apa lagi musim hujan, jalan kami langsung tak bisa dilewati."paparnya.
Ketua aksi massa, Amansyah menyebutkan, pihak DPRD selama ini tidak merespon permasalahan yang dihadapi masyarakat. Apalagi masalah tapal batas antara Kecamatan Kubu dan Pekaitan. Mereka menganggap, jika tidak ditanggapi serius akan menimbulkan permasalahan baru.
Amansyah menuntut agar DPRD menuntaskan permasalahan yang kerap terjadi di wilayah perbatasan tersebut. Apalagi sudah terendus di wilayah itu sering terjadi aksi jual beli lahan yang melibatkan aparat desa.
Selain itu, massa juga meminta agar Wakil Ketua DPRD Rokan Hilir, Muhammad Ridwan SIp diperiksa. Mereka sudah tak tahan lagi dengan adanya isu penggelapan dana bantuan plasma dari PT Jatim Jaya Perkasa melalui pengurus inti Koperasi Unit Desa (KUD).
Amansyah mengatakan, sejak tahun 2010, PT Jatim membagikan plasma melalui KUD untuk masyarakat yang dikucurkan tiap bulannya. Namun entah mengapa, Ridwan yang menjabat sebagai bendahara koperasi KUD tidak lagi lancar membagikan plasma kepada masyarakat.
Untuk meredakan tuntutan massa, anggota DPRD asal Partai Hanura, Yohanis berjanji akan menampung seluruh aspirasi dan menanggapi keluhan para pengunjuk rasa dan akan disampaikan kepada pimpinan dewan. (amr)