
PEKANBARU, GORIAU.COM - Cabor taekwondo Riau terus menambah raihan medali hingga pelaksanaan pertandingan, Minggu (16/9/2012) tadi. Setelah Aulia Ramadhan yang menyumbang satu perunggu di hari pertama kemarin, lima atlet lainnya juga melakukan hal yang sama.
Pada pertandingan Sabtu (15/9/2012), tiga atlet berhasil menyumbangkan medali. Satu medali perak diraih Amalia KP dan dua medali perunggu yang diraih Mela Mayasari serta Galuh Kogas Prakasa. Amalia yang turun di kelas di kelas over 73 Kg putri, harus puas meraih perak setelah kalah dari Eka S, atlet asal Kaltim di babak final.
Sementara Mela Mayasari yang turun di kelas under 62 Kg putri, kalah di babak semifinal melawan Vera Fitria asal DKI Jakarta. Sedangkan Galuh Kogas juga mengalami kekalahan di semifinal di kelas over 87 Kg putra, melawan Zachryan asal Jabar.
Di pertandingan terakhir, Minggu (16/9/2012) tadi, dua perunggu juga disumbangkan Fidia Kamalinda di kelas 67 Kg putri, setelah kalah di babak semifinal melawan Ririn asal DKI Jakarta dan Agus Nuhrogo di kelas under 80 Kg, setelah kalah melawan Herlambang, atlet asal Lampung.
Dengan hasil ini, Riau sudah mengoleksi satu perak dan lima perunggu. Peluang Riau untuk menambah medali masih terbuka di pertandingan cabor ini, Senin (17/9/2012). Hari terakhir akan mempertandingkan empat kelas..
Riau sendiri turun di tiga kelas di antaranya, kelas under 58 Kg putra- under 49 Kg putri, kelas 57 Kg putri. ''Mudah-mudahan di nomor tersisa, kita bisa mempersembahkan hasil terbaik. Karena atlet yang kita turunkan bisa diandalkan,'' papar Ketua Harian Taekwondo Indonesia (TI) Riau, A Tambi.
Peluang Riau untuk menambah koleksi medali memang cukup terbuka. Syaratnya, tiga atlet tersisa yang bertanding hari ini, bisa tampil habis-habisan. Karena peluang Riau untuk mempersembahkan medali emas, hanya bertumpu pada tiga atlet ini.
Hanya saja, dari raihan yang didapat atlet, Riau sudah mengalami peningkatan dari PON sebelumnya di Kaltim tahun 2008 lalu. Pada PON ini, Riau hanya meraih satu medali perunggu. Untuk sementara, raihan medali terbanyak masih didominasi Jabar dan DKI Jakarta. (*/rls)