
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sembilan taekwondoin Riau diterjunkan pada Indonesia Open Junior Championship (IIC) 2012 yang akan berlangsung di Jakarta, 11- 14 Desember 2012. Ke- 9 atlet tersebut masing-masing tiga putra dan enam putri yaitu Fajri, Gilang Pratama, Fadli, Rika Afriani, Arimbi, Rahma, Fidia, Melia Sekar Wangi dan Yana Puspita Arum.
''Mereka kita diharapkan dapat menimba pengalaman dari kejuaraan tersebut. Kejuaraan selain diikuti taekwondoin seluruh Indonesia juga ikut ambil bagian taekwondoin dari negara-negara tetangga,'' ujar Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Riau A Tambi kepada GoRiau.com, Sabtu (8/12/2012).
Tim taekwondo Riau akan berangkat ke Jakarta Minggu, selanjutnya beristrirahat satu hari sebelum pertandingan. ''Meski begitu, kita berharap atlet kita bisa meraih prestasi terbaiknya. Tidak sekedar ikut, tapi kita harapkan juga tampil meraih medali,'' ujar Tambi.
Dari sembilan atlet tersebut, hanya Puspita yang akan turun di kelas poomsae dan selebihnya akan turun di kelas kyurugi. "Persaingan kali ini cukup ketat, tidak hanya dari Indonesia saja, peserta juga akan diisi beberapa perwakilan negara tetangga," terang A Tambi Ketua TI Riau.
Disinggung mengenai target, pelatih Hamdani tak muluk-muluk. Sebab, selain yang diturunkan ini lebih didominasi atlet baru, juga beberapa daerah semacam Jateng dan Jabar masih menjadi primadona juara.Namun dengan persiapan yang sudah dilakukan, TI Riau berjanji akan mempersembahkan hasil terbaik, dengan target membawa medali emas pulang ke Pekanbaru. "Jelas kita mau hasil terbaik. Medali emas menjadi prioritas utama," tegasnya.
Target emas yang diapungkan TI Riau sangat beralasan. Jika berpedoman pada kejuaraan tahun lalu di Jakarta, TI Riau berhasil meraih 1 emas, 3 perak 3 perunggu. pada tahun ini, Riau bisa mempertahankan prestasi dan membidik beberapa kelas yang menjadi andalan, sangat masuk akal.
"Saat TC Pelatda kemarin, semua atlet sudah total latihan. Kelemahan demi kelemahan sudah kita perbaiki," tuturnya. Peserta kejuaraan ini nanti tidak hanya dari seluruh Indonesia saja, tapi juga beberapa negara lain seperti Malaysia, Thailand, Singapura dan beberapa negara di Asia lainnya.
Event ini sendiri merupakan agenda tahunan PB TI, dengan kelompok umur 14-17 tahun. Jumlah kelas yang dipertandingkan sebanyak 25 kelas terdiri dari kyorugi putra 10 kelas putri 10 kelas dan poomsae 5 kelas.(nti/rsp)