RENGAT, GORIAU.COM - Meski merupakan kabupaten induk yang berdiri puluhan tahun silam, namun hingga kini, Pemkab Indragiri Hulu (Inhu) Riau belum punya data investasi.
''Menilai kinerja pihak Badan Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMD dan PPT) Inhu, hingga saat ini ternyata belum mengantongi data akurat tentang jumlah investasi (investor) yang ada di daerah,'' ujar Ketua Pansus A DPRD Inhu, Manahara Napitupulu Kamis,(16/5/2013) di Gedung DPRD Inhu.
Manahara menegaskan Pemda Inhu sebaiknya mempermudah pengusaha lokal untuk berinvestasi di daerah. "Perbedaan itu karena investor lokal dinilai taat aturan, mudah untuk berkomunikasi dan memberikan peluang dan kesempatan kerja tinggi buat masyarakat tempatan.
Selanjutnya, berdasarkan hasil dengar pendapat dengan mengundang instansi terkait, dalam hal ini pihak BPMD dan PPT saat membahas LKPj Bupati Tahun 2012 kemaren, sejumlah persoalan terutama berkaitan dengan rendahnya investor masuk ke daerah Inhu yang masih kurang untuk sosialisasi.
''Bahkan sejak lima tahun berjalan Pemda Inhu tidak bisa mengetahui perusahaan yang telah berinvestasi di daerah seperti perusahaan dalam sektor perkebunan sawit dan pertambangan, belum ada melaporkan jumlah investasinya,'' jelasnya.
Sementara Kepala BPMD dan PPT Inhu Adri Respen mengatakan selama ini pihaknya telah berusaha optimal untuk melakukan berbagai sosialisasi baik itu melalui media, melalui pelayanan satu pintu untuk semua investor. Hanya saja kekurangan personil menjadi salah satu pemicu masih lambatnya peningkatan pelayanan. (aun)