PEKANBARU - Maraknya ancaman yang menyasar moral dan masa depan generasi penerus mendapat perhatian serius dari kalangan akademisi menjelang Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Rektor Universitas Islam Riau, Assoc Prof Dr Admiral SH MH menyoroti pentingnya membentengi mahasiswa dari berbagai perilaku menyimpang.

Peringatan hari kemerdekaan tahun ini dinilai memiliki esensi sebagai langkah nyata untuk melanjutkan perjuangan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberlanjutan cita-cita bangsa tersebut sangat bergantung pada kesiapan pemuda dalam menghadapi dinamika sekaligus tantangan global di era digital.

Tingkatkan Kapasitas Diri

"Peringatan hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dapat dimaknai sebagai momentum keberlanjutan perjuangan yang sungguh-sungguh oleh seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan tujuan negara," terangnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, para pemuda di Provinsi Riau diminta memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Langkah mendasar yang perlu dilakukan adalah mengasah potensi intelektual, emosional, dan spiritual secara seimbang agar mahasiswa siap menghadapi segala tekanan dari luar.

Ancaman Judi Online dan Narkoba

Peningkatan kapasitas diri ini diyakini akan menjadi perisai utama bagi generasi muda dari berbagai ancaman di lingkungan sosial. Admiral secara khusus memberikan peringatan keras agar para penerus bangsa tidak terjebak dalam aktivitas ilegal yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

"Hindarkan diri dari hal-hal yang merusak masa depan diri dan juga bangsa seperti pergaulan bebas dan atau menyimpang, narkoba, judi termasuk judi online," tegasnya. ***