PEKANBARU - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum penting bagi penguatan daya saing bangsa. Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof Dr Junaidi SS MHum menekankan bahwa upaya tersebut harus dimulai sejak dini melalui pembentukan karakter generasi muda di Provinsi Riau.
Dalam pesannya, Junaidi mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk menjadikan peringatan hari bersejarah ini sebagai motivasi utama untuk terus belajar dan mengabdi kepada daerah. Hal ini selaras dengan kesepakatan para pimpinan perguruan tinggi swasta di Riau terkait posisi krusial pemuda dalam transformasi pembangunan.
Tuntutan Era Modern
"Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan karya nyata. Di tahun 2026, memaknai kemerdekaan berarti memperkuat daya saing bangsa melalui pendidikan, inovasi, dan karakter," jelasnya.
Tantangan masa kini dinilai membutuhkan lebih dari sekadar pemahaman teori di dalam kelas. "Zaman sekarang menuntut kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan berintegritas. Harapan saya, lahir dari kampus ini generasi muda yang berpikir kritis, berjiwa pemimpin, dan memiliki semangat membangun daerah," sambungnya.
Penyedia Lapangan Pekerjaan
Selain berfokus pada akademik dan integritas karakter, Junaidi juga menaruh harapan besar pada kesiapan lulusan universitas untuk terjun ke tengah masyarakat. Ia mendorong agar mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan mampu mengambil peran strategis secara ekonomi.
"Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan demi menghormati perjuangan para pendiri bangsa," pesannya. ***


