
RENGAT - Mujur tak dapat diraih malangpun tak dapat dielakkan. Sijago merah kembali mengamuk di Kabupaten Indragiri Hulu Riau, dua unit rumah warga yang berada di Desa Bandar Padang Kecamatan Seberida ludes dan rata dengan tanah.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun GoRiau.com, musibah kebakaran itu menimpa rumah warga yang diketahui bernama, Sargimin (46) dan Suhaini seorang buruh tani. Inisiden itu baru diketahui sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (8/12/2016) sore tadi.
Baca Juga: Api Berasal dari Dapur, Dua Rumah Warga Hangus Dilahap Api
Awalnya, sekitar pukul 14.00 WIB, Suhaini meninggalkan rumahnya untuk membantu tetangganya yang tengah yang sedang ada hajatan. Sehingga rumahnya dalam keadaan kosong lantaran suaminya tengah pergi bekerja di kebun milik warga setempat.
 Tak berselang lama, tepatnya sekira pukul 16.00 WIB, Suhaini diberitahu oleh tetangganya yang lain bahwa rumahnya terbakar. Mendapat kabar itu, ia pulang dan berusaha menyelamatkan barang-barang yang ada serta melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
Baca Juga: Tak Hanya Rumah, 7 Unit Mobil Warga Inhu Juga Ludes Dilahap Api
Namun, upaya pemadaman yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Bahkan, karena tiupan angin yang cukup kencang, api menjalar ke rumah Sargiman yang letaknya beesebelahan dengan rumah Suhaini. Kuat dugaan, api itu disebabkan akibat konsleting arus pendek listrik.
"Dugaan sementara, api berasal akibat konsleting arus pendek listrik. Karena material mudah terbakar ditambah kencangnya tiupan angin, kedua rumah itu ludes dilahap api," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Kapolsek Seberida Kompol SBS Tambunan, Kamis (8/12/2016) menjawab wartawan.
 Berbagai upaya pemadaman telah dilakukan warga dengan alat seadanya, namun karena bantuan pemadam kebakaran terlambat datang, api meludeskan kedua rumah terbut.
"Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian kedua korban ditaksir mencapai ratusan juta," pungkas Tambunan.*** #INHU