PEKANBARU - Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal mengatakan, hingga saat ini Riau masih dalam kondisi siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Karena itu, langkah antisipasi tetap dilakukan.

"Saat ini ada sekitar 17 ribu personel yang siap siaga dan bisa diturunkan jika terjadi Karhutla," ungkapnya, kepada GoRiau.com Selasa (6/8/2024).

Dikatakan, para personel tersebut merupakan gabungan dari seluruh stake holder terkait. Mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten, TNI-Polri hingga Manggala Agni. Para personel tersebut tersebar di 12 kabupaten dan kota se-Riau.

"Selain itu kita juga menyiapkan 9 helikopter water bombing dan 2 helikopter patroli untuk meminimalisir dampak dari karhutla selain personil kita juga siap dengan peralatan," terang Edy Afrizal

Ditambahkannya, belajar dari pengalaman sebelumnya, pihaknya terus belajar dan berupaya meminimalisir dampak Karhutla.

"Karena kami tidak ingin hal terburuk terulang kembali di Riau, yang mana seluruh masyarakat hidup di tengah-tengah kepungan asap, " kenangnya. ***