TEMBILAHAN – Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil mengamankan dua pelaku kasus narkotika yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sebelumnya, Satres Narkoba Polres Inhil dan Polsek telah mengeluarkan DPO atas nama F (53) dan A (38) warga Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman.

Keduanya berhasil kabur dalam penyelidikan kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi oleh kepolisian pada Januari 2022 lalu.

Tak main-main, barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua pelaku berupa sabu dengan berat kurang lebih 880,82 gram dan pil ekstasi sebanyak 102 butir, timbangan digital dan alat komunikasi.

"Mereka diburu sejak bulan Februari lalu. Kami cari keberadaannya," terang Kapolres Inhil AKBP Norhayat melalui Kasat Narkoba, AKP Indra Lubis dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/8/2022).

Setelah mendapat informasi bahwa salah satu pelaku inisial F terlihat sedang berada di rumahnya, polisi mulai melakukan pengintaian.

Hingga akhirnya Satres Narkoba Polres Inhil bersama Tim Tindak dari Bea Cukai Tembilahan, berhasil menangkap kedua pelaku.

"Nah hari Kamis itu, dengan waktu yang tepat, kami berhasil mengamankan kedua pelaku. Kebetulan pelaku inisial A juga ada dilokasi yang sama," jelasnya.

Saat ini, kata AKP Indra, kedua pelaku sudah berada di sel tahanan Mapolres Inhil untuk penyidikan lebih lanjut.

"Kedua pelaku dikenai Pasal 114 junto 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009, dan terancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara," tandas Kasat Narkoba Polres Inhil.***