BANGKINANG - Kabar duka datang dari tanah suci, telah wafat seorang jemaah haji asal Kabupaten Kampar, Riau Hasmi Bin Ruslan Zainud. Almarhum wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kampar, Dirhamsyah menyebutkan, kabar duka ini didapat dari tadi salah seorang petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ahmad Fadhli. Almarhum tergabung dalam Kloter 9 Debarkasi Batam.

"Bapak Hasmi wafat Jumat 16 Agustus 2019, sekira pukul 13.00 waktu Arab Saudi. Almarhum dengan nomor Paspor: C3087604 dan nomor porsi 400075553, dan tergabung Kloter 9 Deberkasi Batam. Beliau wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz," kata Dirhamsyah, Sabtu (17/8/2019).

Almarhum Hasmi ini berasal dari Desa Sungai Tonang, Kecamatan Kampar Utara. Wafat pada usia 74 tahun. Ia sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dijemput Ilahi.

"Iya sempat dirawat. Menurut diagnosa, almarhum sakit acute kidney disease dan hipovolemik syok atau kerusakan pada ginjal. Di mana jantung tidak bisa memasok darah yang cukup ke seluruh tubuh akibat volume darah berkurang. Sehingga terjadi penurunan tekanan darah," jelas Dirhamsyah menyampaikan keterangan dari Ahmad Fadhli dari Arab Saudi.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kampar ini menyampaikan suka cita yang mendalam atas wafatnya salah seorang Jemaah haji asal Kampar ini. Ia berharap pihak keluarga tabah dan mengikhlaskan kepergian beliau.

''Kita turut berduka cita atas wafatnya Bapak Hasmi ini. Semoga Allah menerima segala amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat yang layak, serta dimasukkan kedalam syurganya. Kepada keluaraga yang ditinggal, agar sabar dan tabah menerima ujian ini. Yakinlah inilah skenario Allah yang terindah buatnya, menghembuskan nafas terakhir di tanah suci, selepas puncak haji dilaksanakan," ulasnya. ***