TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Drs. H. Mursini, MSi mengajak para pemangku kepentingan untuk melakukan efisiensi anggaran, mencari sumber pembiayaan atau pendapatan daerah dan mengelola keuangan daerah secara efektif dan tepat guna, dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Kuansing saat sidang paripurna istimewa DPRD Kuansing tentang Hari Jadi ke-18 Kuansing, Kamis (12/10/2017).

"Langkah efisiensi anggaran dan mencari sumber pembiayaan serta pengelolaan keuangan tepat guna perlu dilakukan, sebab pada tahun 2017 dan masa mendatang diestimasi keuangan daerah tidak mengalami peningkatan," papar Mursini.

Kendati kondisi keuangan seperti ini, lanjut Mursini, semangat membangun tidak akan pernah padam dan tetap optimis semua akan tercapai. Dimana, prioritas pembangunan untuk jangka menengah terfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata dan infrastruktur.

"Jika kita melihat ke masa lalu, kita dihadapkan pada berbagai keterbatasan, baik SDM,sumber pembiayaan dan sarana prasana pendukung lainnya. Namun, karena semangat 'Basatu Nogori Maju' kita melangkah berlahan dan mampu sejajar dengan kabupaten kota di Indonesia," jelas Mursini.

Hal itu tak terlepas dari semangat dan rasa optimisme para pemimpin terdahulu. Karena itu, Mursini mengucapkan terimakasih kepada para pemimpin Kuansing terdahulu atas jasa dalam membangun daerah.

Mursini menegaskan bahwa pemerintah punya komitmen dalam membangun, hal itu tergambar dalam APBD 2017 yakni, pendidikan sebesar Rp462,6 miliyar lebih atau 33,11 persen dari APBD. Sektor kesehatan sebesar Rp143,4 miliyar lebih atau 17,02 persen.

Sedangkan pada sektor pertanian senilai Rp30 miliyar lebih atau 2,15 persen dari APBD dan sektor pariwisata sebesar Rp5,9 miliyar lebih atau 0,42 persen. Sementara, sektor infrastruktur sebesar Rp162,4 miliyar lebih atau 11,63 persen dari APBD.

"Semoga kita tetap bersatu membangun kabupatem pada masa yang akan datang, seiring dengan tingginya tuntutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Mursini.***