SELATPANJANG - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK mengunjungi rutan Bengkalis. Kunjungan itu dalam rangka memberi semangat kepada anggotanya yang terlibat kasus Meranti Berdarah.

Dalam bincang-bincang dengan GoRiau, Barliansyah mengaku selalu memikirkan tentang anggotanya yang sekarang sedang menghadapi kasus hukum. Bagaimana pun, kata Barliansyah, selaku pimpinan Ia memang harus senantiasa hadir di tengah-tengah anggota yang sedang terkena masalah, meski berbeda tempat (Bengkalis dan Meranti).

"Saya ingin melihat langsung bagaimana keadaan mereka. Mereka ini kan anak buah saya," ujar Barliansyah.

Kata kapolres ketiga di Kepulauan Meranti itu, kedatangan dirinya ke Rutan Bengkalis untuk memberikan semangat. Supaya, anggotanya yang saat ini menghadapi kasus hukum bisa lebih semangat dan lebih siap menerima putusan sidang nantinya.

"Saya memberikan semangat kepada mereka supaya lebih siap menghadapi dan menerima putusan nantinya," kata Barliansyah lagi.

Kasus Meranti Berdarah yang terjadi dari duel antara AP honorer BPKAD dan AT anggota Polres Kepulauan Meranti telah melibatkan beberapa anggota kepolisian. Kematian AT dibalas pula dengan kematian AP setelah berhasil ditangkap polisi.

Dari kematian AP ini, Polda Riau turun langsung untuk mengusut tuntas kasus Meranti Berdarah yang terjadi tanggal 26 Agustus 2016. Setidaknya, hingga saat ini ada beberapa anggota Polres Kepulauan Meranti ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani sidang di Kabupaten Bengkalis.

Kasus ini pula menyedot perhatian banyak pihak. Komnas HAM dan KontraS telah turun di Kepulauan Meranti untuk menggiringi kasus ini agar keluarga korban mendapat keadilan dari kerugian yang dialami. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini