
BENGKALIS, GORIAU.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Asmaran Hasan menegaskan tidak ada tarik ulur kepentingan yang menyebabkan keterlambatan pengesahan RAPBD Bengkalis 2013. Keterlambatan lebih disebabkan banyaknya kegiatan yang harus dibahas dan anggaran yang tersedia.
''Tidak ada tarik ulur kepentingan terkait belum disahkannya RAPBD hingga hari ini. Selain anggaran yang memang cukup besar, juga terkait dengan dibentuknya sejumlah SKPD, perubahan nama dan wewenang. Misalnya Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum (PU). Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang berganti nama menjadi Dinas Tata Kota dan Pemukiman. Kemudian dua badan baru, yakni Badan Penggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran serta Badan Pengelolaan Daerah Perbatasan,'' tegas Asmaran Hasan.
Dikatakan, pembahasan finalisasi RAPBD Bengkalis 2013 antara pihak legislatif dengan eksekutif terus digesa. Diharapkan dalam beberapa hari ke depan sudah dapat disahkan setelah pembahasan di tingkat Badan Anggaran DPRD dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah selesai dilaksanakan
“Untuk diketahui total RAPBD Bengkalis Tahun 2013 mencapai Rp4,7 triliun. Dengan anggaran sebesar itu, pembahasan antara TAPD dengan Komisi-komisi dan Banggar DPRD tentunya cukup memakan waktu. Saat ini masih berlanjut,” jelasnya.
Selain itu, adanya perubahan-perubahan membuat pembahasan alot dan ketat. Apalagi Sabtu dan Minggu tidak ada agenda pembahasan RAPBD baik di tingkat komsi maupun Banggar. Baru dilanjutkan kembali Senin (4/2/2013) kemarin.
“Masih ada SKPD yang pembahasan kegiatan serta anggaran mereka dengan DPRD belum tuntas, tentunya hal itu berdampak kepada pengesahan. Dengan angka yang cukup besar, pembahasan RAPBD tentu tidak dapat dilaksanakan dalam waktu singkat,” jelas Sekda.
Selaku Ketua TAPD, Sekda menegaskan sudah berupaya semaksimal mungkin agar pembahasan RAPDB segera memasuki tahap finalisasi mengingat tahun anggaran terus berjalan dan banyak kegiatan yanbg cukup urgen untuk kepentingan pembangunan daerah yang dianggar dalam RAPBD 2013. “Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan sudah dapat disahkan,” harap Sekda. (jfk)