SIAK SRI INDRAPURA - Akibat kerusuhan dan terbakarnya Rutan Kelas II Siak, Sabtu (11/5/2019) dini hari tadi, sejumlah narapidana mengalami luka-luka hingga harus mendapat perawatan medis.

Tim medis yang disediakan Pemkab Siak, langsung mengevakuasi napi yang luka dengan menggunakan ambulance menuju RSUD Tengku Rafian Siak. 

Menurut keterangan tim medis melalui Asisten III Setda Kabupaten Siak, Drs Jamaludin, luka napi itu akibat serpihan kaca bangunan Lapas dan patah tulang karena terjatuh saat akan mencoba melarikan diri. 

"Dibawa ambulance ke rumah sakit, biaya pengobatannya nanti juga akan ditanggung oleh pemerintah. Artinya, mereka diberikan pengobatan terlebih dahulu," sebut Jamal kepada GoRiau.com di halaman Rutan Siak II. 

Ads
Pemkab Siak juga sudah melakukan kordinasi dengan Direktur RSUD Tengku Rafian Siak agar napi yang terluka ini segera dibantu pengobatannya tanpa mempermasalagkan biaya diawal. 

"Saat ini sudah kita kordinasikan ke Direktur RSUD dan napi yang terluka langsung dievakuasi. Tadi napi terluka  yang diamankan di Gedung Tengku Mahratu juga sudah dibawa tim medis," kata Jamal lagi. 

Jamal juga menghimbau masyarakat Siak dan sekitarnya untuk tetap waspada dan memberikan informasi kepada RT RW setempat jika melihat orang-orang yang mencurigakan. 

"Karena masih ada 34 napi yang dalam pencarian polisi, masyarakat diminta tetap waspada. Hingga saat ini kami terus melakukan kordinasi dengan sejumlah perusahaan di Siak untuk memberikan bantuan bus mengangkut napi ke sejumlah Rutan," sebut Jamal. ***