TELUKKUANTAN - Andriantoni, salah seorang anggota Satuan Tugas (Satgas) Anti Pilkada Curang yang dibentuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mengucapkan terimakasih kepada Indra Putra, Calon Bupati Kuansing.
Ucapan terimakasih tersebut ia sampaikan sebelum meninggalkan Posko Indra Putra - Komperensi (IKO) di Senambek, Telukkuantan pada 5 November 2015 lalu.
Hal ini disampaikan oleh Delpi, salah seorang warga yang mendengar langsung ucapan terimakasih dari Andriantoni untuk Indra Putra.
"Ketika itu, situasi memang mulai memanas. Simpatisan IKO ingin memberi pelajaran untuk dia, tapi dilarang oleh Bang Indra," ujar Delpi kepada GoRiau.com, Selasa (17/11/2015) siang di Telukkuantan.
Saat itu, lanjut dia, Indra menyuruh Andriantoni yang diduga dalam kondisi tidak stabil untuk pergi dari lokasi acara IKO. Sementara, temannya yang bernama Antoni sudah kabur duluan.
"Setelah itu, oknum satgas tersebut pergi mengendarai mobil Feroza-nya, tanpa ada pemukulan seperti yang ia laporkan ke polisi," ujar Delpi.
Untuk diketahui, kasus dugaan pemukulan yang dialami Andriantoni sudah dilaporkan ke Polres Kuansing. Kepada polisi, luka lebam di pelipis kanan merupakan 'hadiah' dari tim IKO saat dirinya berpatroli.
Sementara itu, Kapolres Kuansing menyatakan sudah memanggil beberapa saksi untuk mengungkap kasus ini.***


