
RENGAT,GORIAU.COM - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H Yopi Arianto, lepas 375 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indragiri Rengat dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) angkatan VIII tahun akademik 2014/2015. Selain melepas mahasiswa KKN-PPM, Bupati Inhu juga melakukan peninjauan bangunan gedung baru STIE Indragiri Rengat, Senin (9/2/2015).
Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Inhu, Miswanto, anggota DPRD, Ahmat Arif Ramli, Irwantoni, Ketua Yayasan Pendidikan Indragiri (YPI), H Sunardi Ibrahim, kadis, kaban, kakan, camat dan kepala desa setempat.
Bupati Inhu, H Yopi Arianto, dalam arahannya menyebutkan, mahasiswa harus bangga menjadi bagian dari STIE Indragiri Rengat. Sebab, banyak alumni STIE Indragiri yang berhasil, salah satunya Ketua DPRD Inhu, Miswanto.
"Tahun lalu, KKN hanya dilaksanakan dibeberapa kecamatan. Namun tahun ini, KKN bisa dilaksanakan diseluruh kecamatan yang ada. Ini menujukkan bahwa tiap tahun banyak kemajuan yang sudah dicapai STIE Indragiri, termasuk dengan adanya gedung baru," ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga minta kepada mahasiswa KKN-PPM STIE Indragiri dapat membantu pemerintah melaksanakan sejumlah program yang telah dicanangkan. Seperti magrib mengaji, kecamatan layak anak dan program lainnya dalam upaya membentuk akhlak dan moral masyarakat.
Diakhir arahannya, bupati termuda. Di Riau itu juga bepesan kepada mahasiswa KKN-PPM untuk tidak ikut-ikutan pada pemilihan kepala desa yang akan dilaksanakan tahun ini, sebab pada tanggal 21 Maret 2015 mendatang, sebanyak 61 desa di Kabupaten Inhu akan melaksanakan Pilkades serentak.
"Jadilah motivator di tengah-tengah masyarakat. Diharapkan mahasiswa KKN bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, agar program yang dilaksanakan dapat singkron serta terealisasi", pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua STIE Indragiri, Ivalaina Astarina, mengungkapkan bahwa KKN-PPM akan dilaksanakan selama 2 bulan, mulai tanggal 9 Februari hingga 6 April 2015 mendatang yang akan diikuti oleh 375 mahasiswa yang akan disebar pada 24 desa di 14 kecamatan se Kabupaten Inhu.
"Sebelum melaksanakan KKN-PPM ini, kita telah memberikan pembekalan melalui LPPM yang bekerjasama dengan Disperindagpas Inhu, BLH Inhu serta Bappemaspemdes, sehingga apa yang akan dilaksanakan mahasiswa KKN dapat singkron dengan program pemerintah," ujarnya.
Selain itu, tambah Ivalaina, sebelum melaksanakan KKN, mahasiswa tersebut juga telah melakukan registrasi sistem online melalui portal akademik berbasis web, sehingga akan mudah melaksanakan registrasi dimanapun dan kapanpun. Bahkan untuk pelaksanaan registrasi magang, juga akan dilakukan melalui sistem online.
Pada kesempatan itu, Ivalaina juga mengungkapkan bahwa gedung baru STIE Indragiri sudah dapat digunakan. Karena itu, atasnama segenap civitas akademika STIE Indragiri, dirinya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kepedulian Pemkab Inhu terhadap dunia pendidikan, pungkasnya.(jef)