
PEKANBARU- Juriyah istri korban kecelakaan kerja di Alfamart Sigunggung Pekanbaru Adi Prasetyo, saat ini tengah berjuang melawan sakit dalam proses kelahiran anak pertamanya di Klinik RZ Pekanbaru, Minggu (03/01/2015).
Pada momen penting proses kelahiran anak pertamanya ini, Juriyah terpaksa hanya ditemani warga dan orang-orang yang peduli terhadap nasibnya tanpa didampingi suami tercinta. Pasalnya sang suami Adi Prasetyo saat ini masih terbaring lemah di salah satu rumah warga yang menampung dan merawatnya.
Dari pantauan GoRiau.com di Klinik RZ Jalan Nanas Sukajadi, berbagai lapisan masyarakat yang peduli terhadap nasib sepasang suami istri ini, terlihat berdatangan silih berganti menjenguk Juriyah.
Dua orang warga yaitu ibu Teni dan ibu Ponimin yang bertugas menjaga juriyah, mengakui bahwa mereka berdua akan menunggu dari proses kelahiran sampai diizinkanya pulang.
"Insya allah kita akan bergantian mas menjaga mbak Juriyah, karena memang keluarganya tidak ada satupun di Pekanbaru, kita semualah saudaranya," tukas Teni, yang merupakan salah satu orang pertama kali mengunggah foto-foto Adi Prsetyo ke Media Sosial.
Sementara itu, bidan Klinik Rumah Bersalin Gratis Rumah Zakat (KRBGRZ) Amelia mengatakan, saat ini pasien Juriyah statusnya baru buka tiga dan masih menunggu detik-detik kelahiran.
"Saat ini baru buka tiga, dan diperkirakan kalau sudah buka empat insya allah malam ini sudah lahir, itupun jika rasa sakitnya terus-terusan tanpa henti. Karena biasanya kalau anak pertama memang agak lama," tutur Amelia kepada GoRiau.com.
Tindakan sementara menurut Amelia saat ini tengah dilakukan observasi guna menunggu proses persalinannya. "Tadi pasien ini datang pukul 12.45 WIB dalam kondisi sakit dan berstatus buka satu, setelah kita berikan tindakan saat ini sudah buka tiga," tukasnya.
Dan menurut Didi Zabir bagian pemberdayaan masyarakat Rumah Zakat telah berkomitmen untuk memberikan bantuan secara cuma-cuma dalam proses kelahiran anak pertama dari pasangan Adi Prasetyo dan Juriyah tersebut. ***