PEKANBARU, GORIAU.COM - Gelaran Konferensi Daerah (Konferda) VII DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Riau, Senin petang (17/2/2014) akhirnya menetapkan Rusli Ahmad sebagai Ketua Umum KSPSI Riau periode 2014-2019.

Ketua Komisi B DPRD Riau ini bakal menahkodai KSPSI Riau selama lima tahun kedepan setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferda KSPSI yang dihadiri seluruh DPC KSPSI se Riau di Hotel Furaya Pekanbaru. Dalam gelaran pandangan umum Konferda VII DPD KSPSI itu, mayoritas pengurus DPC memilih dan mempercayakan kursi Ketua Umum DPD KSPSI Riau kepada Rusli Ahmad.

"Seluruh DPC sudah sepakat dan menetapkan secara aklamasi Rusli Ahmad sebagai Ketua DPD KSPSI Riau dalam Konferda VII,'' ujar pimpinan sidang Konferda KSPSI Riau, Taufan.

Rusli Ahmad usai terpilih secara aklamsi menyatakan, akan melakukan konsilidasi di jajaran DPD KSPSI Riau dan DPC guna menghindari terjadinya konflik antar sesama pengurus. Selain itu ia akan berjuang bersama seluruh pengurus dalam memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh.

''Tekad saya menyatukan seluruh KSPSI di Riau. Kedepan tidak ada lagi yang namanya KSPI Riau itu dua melainkan satu. Begitu juga menjalin komunikasi dengan stakholder mulai baik itu pemerintah provinsi, kabupaten/kota seperti Dinas Tenaga Kerja, dan seluruh perusahaan di Riau dalam menyamakan presepsi tentang serikat pekerja Inonesia,'' kata Rusli Ahmad.

Dalam kepemimpinannya nanti, Rusli Ahmad juga mengusung program kesejahteraan serikat pekerja dengan mendirikan koperasi di seluruh kabupaten/kota se Riau. Saat ini jumlah anggota serikat pekerja yang bernaung di bawah KSPSI Riau lebih dari 100 ribu pekerja.  

Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP KSPSI, Drs H Serta Ginting yang hadir dalam Konferda VII tersebut menyambut baik terpilihnya Rusli Ahmad secara aklamasi. Ia berharap dengan terpilihnya Rusli Ahmad sebagai Ketua Umum DPD KSPSI Riau tidak ada lagi konflik yang terjadi dan bisa menyatukan seluruh anggota .

"Kita berharap DPD KSPSI Riau dapat menjadi contoh bagi KSPSI se Indonesia. Tidak ada konflik dan yang ada program-program mensejahterakan anggota,'' ujar Serta Ginting. (rls)