PEKANBARU, GORIAU.COM - Sekitar 5.000-an pegawai yang bekerja di kantor Gubernur Riau dan dinas-dinas provinsi mulai meninggalkan kantor masing-masing sejak Jumat (6/2/2015) pagi ini. Akbatnya, kantor Gubernur Riau dan beberapa dinas mulai sepi.

Pantauan GoRiau.com, Jumat (6/2/2015), suasana kantor Gubernur Riau tidak seperti biasa, bukan aktifitas orang saja yang sepi tapi jumlah kendaraan yang terparkir di areal ini juga terlihat tidak sepadat biasa. Padahal biasanya, parkir hingga memenuhi Jalan Cut Nyak Dien.

Informasi yang dihimpun GoRiau.com menyebutkan, banyak pegawai mengatakan, rekan-rekan mereka banyak yang pulang atau menyelesaikan pekerjaan lain karena di kantor Gubernur maupun dinas-dinas belum ada kegiatan karena APBD Riau 2015 belum bisa digunakan, selain itu, umumnya pejabat belum dikukuhkan karena belum dilantik dengan pertimbangan menunggu UU ASN dijalankan.

''Kan belum ada kegiatan pak. Program belum bisa dilaksanakan, pejabat pun semua non job, belum ada yang bisa bertanggungjawab terhadap kegiatan. Kami ini seperti anak ayam kehilangan induk. Punya atasan lama, tapi tidak lagi bertanggungjawab karena memang belum dilantik,'' ujar salah seorang honorer yang masih setia duduk dibangku salah satu ruangan di kantor Gubernur Riau.

Selain belum adanya kegiatan, sepinya kantor Gubernur Riau juga dikaitkan pegawai dengan ketidakhadirian Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang saat ini sedang dinas luar yakni ke Jakarta dan Batam. Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman berada di Jakarta selama tiga hari, dan Kamis (5/2) kemaren berada di Batam, Kepulauan Riau untuk melakukan pembicaraan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Andrinof Chaniago.

Selain di kantor Gubernur Riau, kantor DPRD Riau juga mulai lengang, banyak pegawai negeri sipil yang tidak masuk kerja dengan alasan belum ada kepastian pelantikan maupun tanda dimulainya program kegiatan. ''Belum ada kegiatan. Kita jalan dulu,'' ujar salah seorang pegawai kepada GoRiau.com dengan singkat.

Berbeda dengan di kantor Gubernur, di DPRD Riau, pegawai yang bertugas melayani anggota DPRD masih bekerja seperti biasa, hanya pada bagian-bagian yang tidak menyangkut anggota dewan yang tidak masuk kerja, kalaupun masuk hanya mengisi absen lalu pulang. ***