RENGAT, GORIAU.COM-Tabliqh akbar yang ditaja oleh Bujang dan Dara Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2013, berjalan sukses dan meriah. Dimana Ustad Dr. Muhammad Yahya Waloni yang didatangkan dari Jakarta itu berhasil memukau ribuan jamaah yang hadir di lapangan Hijau Kota Rengat pada malam itu, Jumat (15/11/2013).

Bujang Dara Inhu 2013 dalam sambutannya yang disampaikan kakak pembimbingnya, Jefri Hadi, mengatakan bahwa, Tabliqh Akbar ini adalah dalam rangka peringatan tahun baru islam (1 Muharram 1435 H).

Selain itu, Tabliqh Akbar ini bertujuan untuk memotifasi para generasi muda Kabupaten Inhu dalam mengambil sebuah tindakan, dimana kebiasaan buruk yang selama ini menjadi ikut-ikutan terpengaruh oleh budaya luar, mulai dari sekarang hendaknya bisa berobah kearah yang lebih baik.

"Harusnya yang kita elu-elukan dan yang kita gadang-gadangkan adalah perayaan tahun baru islam (1 Muharram), bukan tahun baru masehi, seperti yang selama ini kita umat islam sudah ikut-ikutan berpesta pora saat tahun baru tersebut. Maka dari itu, mulai dari sekarang mari kita robah kebiasaan buruk dan salah tersebut", ujarnya.

Ditambahkannya, terselenggaranya acara ini adalah tidak terlepas dari kerja keras tim, dalam hal ini Bujang Dara Inhu 2013 dan berkat sumbangan dari para donatur yang sudah mau berbagi untuk mensukseskan acara ini, "terimakasih yang tak terhingga kami ucapkan pada para donatur dan semua pihak yang telah bekerja keras demi terselenggaranya acara ini, dalam hal ini keluarga besar Humas Setda Inhu, selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada Al Ustad Muhammad Yahya yang telah meluangkan waktunya untuk datang ke kampung kami ini".

Masih kata pria yang kesehariannya berprofesi sebagai kuli tinta itu, melalui acara ini, Bujang Dara kabupaten Inhu membuktikan bahwa mereka dipilih bukan untuk gagah-gagahan. Dengan kerja keras dan niat serta tekat yang tulus semua bisa dicapai, yang terpenting dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. "Selamat dan Sukses kepada adek-adek Bujang Dara, jangan puas samapai disini", pungkasnya tegas.

Dalam pada itu, Wakil Bupati Inhu H. Harman Harmaini, dalam sambutannya mengatakan, saya bangga dengan Bujang Dara Inhu 2013 ini, karena mereka sudah mau memikirkan dan berbuat bagai orang untuk orang banyak, karena zaman sekarang ini jarang-jarang anak muda yang memiliki pemikiran seperti mereka ini.

"saya selaku pribadi sangat mendukung kegiatan yang sudah dibuat Bujang Dara ini, selagi kegiatan positif saya tetap akan selalu dukung, teruslah berbuat untuk kebaikan dan orang banyak, apalagi ini kegiatan untuk dijalan Allah", sebut Wabub singkat.

Sementara itu, dalam ceramahnya Ustad Muhammad Yahya selain mengupas tentang Kebesaran Islam Menuju Ketaatan Kepada Allah, mantan Pendeta Kelas Kakap yang menjadi mualaf tersebut juga bercerita tentang pengalaman pribadinya memperoleh hidayah hingga menjadi seorang mualaf, sehingga membuat jamaah terharu dan terkagum sehingga banyak jemaah yang meneteskan air mata.

Selain itu, dua judul buku yang dikarang oloeh mantan Ketua Sekolah Tinggi Theologi Calvinis di Sorong pada tahun 2000 hingga 2004 itu, yaitu dengan judul, Surga Bagi Islam Neraka Bagi Kristen dan Kebenaran Islam Menurut Mantan Pendeta juga sudah beredar di Kabupaten Inhu.

Pantauan di lokasi Tabliqh Akbar, pejabat teras dilingkungan Pemerintah Kabupaten Inhu tidak terlihat ada dilokasi acara, selain Wakil Bupati, tampak hanya hadir Sekretaris BKD dan Diklat Daerah Inhu.***