PEKANBARU, GORIAU.COM - Gangguan kabut asap di Riau diprediksi akan terus berlangsung hingga usai lebaran, terutama jika titik panas (hotspot) dan titik api terus bertambah setiap harinya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kebakaran hutan yang terjadi di Sumatera, khususnya di Riau, telah mengganggu aktivitas warga.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (13/7/2015) mengatakan, gangguan asap di Riau diperkirakan bisa terjadi sampai lebaran.

"Kalau pola hotspot selalu begitu, ada kecenderungan melihat musim kemarau. Saat ini kemarau bisa sampai September atau November. Ada potensi asap ini bisa terus sampai lebaran kalau tidak ada solusi," kata Sutopo.

Menurut Sutopo, BNPB bersama pihak terkait terus mengupayakan penanggulangan kebakaran hutan yang meluas di kawasan tersebut. Apalagi, hutan di wilayah itu memang sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.***