PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepekatan kabut asap di sejumlah kota di Provinsi Riau kian parah. Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Selasa (25/8/2015), asap pekat terpantau di empat kota, diantaranya Rengat, Pelalawan, Dumai serta Pekanbaru.


Kota Terparah terkena dampak paparan asap yakni Pekanbaru dan Pelalawan, dimana kabut asap membuat jarak pandang menurun hingga 500 meter. Sedangkan di Rengat, jarak pandang hanya dua kilometer, serta di Dumai tiga kilometer. Bahkan kemunculan kabut asap tersebut juga diiringi aroma yang menyengat.


Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin mengatakan, kabut asap itu masih merupakan dampak dari pembakaran lahan dan hutan, dimana titik panas masih terpantau oleh citra satelit Terra dan Aqua. Terhitung pada Selasa pagi, satelit mendeteksi empat titik panas di Riau.


"Diantaranya terdapat di Inhu, Inhil, Kampar dan Pekanbaru, dengan masing-masing satu titik panas. Sedangkan untuk titik api ada dua, diantaranya Inhil dan Pekanbaru masing-masing satu titik api," katanya Selasa pagi.


"Secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau cerah berawan dengan peluang hujan intensitas ringan hingga sedang disertai petir tidak merata terjadi pada sore atau malam hari, di wilayah Riau bagian utara, timur dan tengah," tukasnya. (Had)