PEKANBARU - Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru bersama tim gabungan turun langsung mengamankan proses perbaikan Jalan Teratai, Jalan Seroja, dan Jalan Alamuddinsyah. Langkah pengamanan ini diambil guna memastikan kelancaran proyek pengaspalan dan perbaikan drainase agar terbebas dari aktivitas pedagang, Jumat (31/7/2026).

Pengamanan tersebut melibatkan dukungan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta sejumlah instansi pemerintah kota terkait. Fokus utama tim yustisi di lapangan adalah mengosongkan badan jalan dari pedagang yang kerap menggelar lapak di area pengerjaan infrastruktur.

Kasatpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan upaya untuk mengembalikan fungsi jalan umum dan saluran air sesuai dengan peruntukannya semula.

"Kita berupaya memastikan tidak ada pedagang yang beraktivitas lagi selama proses perbaikan jalan," tegasnya.

Instruksi pengosongan area ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan pimpinan daerah agar pengerjaan fasilitas publik dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis.

"Kami sudah mendapatkan arahan dari Wali Kota Pekanbaru, agar proses pengamanan dilakukan bersama instansi terkait," paparnya.

Sebagai solusi bagi para pedagang yang terdampak, petugas di lapangan telah menjalin komunikasi persuasif agar mereka bersedia pindah ke titik relokasi resmi yang sudah disiapkan. Desheriyanto menempuh pendekatan ini guna memastikan operasional alat berat dan mobilitas pekerja proyek tidak terganggu.

Ia mengingatkan seluruh pihak untuk terus mematuhi aturan penataan kawasan selama operasional proyek berlangsung.

"Tentu kami mengingatkan para pedagang agar tidak berjualan, mulai dari pengerjaan hingga selesai nanti," pungkasnya.***