
PEKANBARU - Komplotan perampok yang diduga beraksi menggunakan senjata api (Senpi) sukses membawa kabur uang dari Brankas senilai Rp700 juta. Mereka menyatroni kantor perusahaan yang bergerak dibidang distributor, beralamat di Kilometer 5 Desa Ujungbatu Timur, Kabupaten Rohul - Riau.
Menurut data yang dirangkum GoRiau.com dari kepolisian, aksi perampokan tersebut terjadi pada Rabu (21/2/2018) lalu. Sasarannya adalah kantor PT Perintis Distributor produk yang berada di Desa Ujungbatu, Kabupaten Rohul. Tidak ada jatuh korban, namun penjahat ini sukses menggasak uang tunai Rp700 juta.
Kejadiannya bermula saat salah seorang sekuriti kantor didatangi beberapa orang pria tak dikenal. Ketika itu ia tengah tidur ditemani rekannya. Pelaku datang menggunakan sebuah mobil. Pertama-tama, satu diantaranya turun dan langsung menodongkan benda yang diduga senjata api.
Tidak hanya sekuriti dan temannya saja, seorang sopir ekspedisi yang kebetulan berada di kantor tersebut turut jadi sasaran pengancaman dengan senjata api. Setelah ketiganya tak berkutik, empat pelaku lainnya turun menyusul dan masuk ke dalam.
Keempat pelaku itu kemudian mengumpulkan sekuriti dan beberapa orang lainnya ke halaman parkir. di situ mereka kemudian diikat dengan tali dan mulut dilakban. Setelah 'melumpuhkan' mereka, para perampok yang ditaksir berjumlah lima orang itu dapat leluasa beraksi.
Tak buang-buang waktu, pelaku langsung mendobrak pintu kantor lalu merusak Brankas yang berisi uang sebesar Rp700 juta. Setelah mendapatkan hasil rampokannya, mereka kemudian pergi dari lokasi dan meninggalkan sekuriti serta beberapa lainnya dalam kondisi terikat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Rohul AKP Harry Avianto yang dikonfirmasi GoRiau.com pada Jumat (23/2/2018) siang mengungkapkan, pihaknya setakat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku, bahkan sudah berkoordinasi dengan Polda Riau.
"Masih kita lakukan penyelidikan. Menurut keterangan saksi, pelakunya sekitar empat sampai lima orang," singkatnya melalui sambungan telepon. ***