TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Tiga jenazah yang ditemukan dalam waktu berbeda di perairan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diketahui merupakan satu keluarga warga Desa Nipah Panjang, Provinsi Jambi.

Satu keluarga yang terdiri dari Ayah, Basoh Haris (35), Ibu, Nurhayati (30) serta sang anak Basoh Sahid Ruby (6), diduga mengalami Kecelakaan Laut (Laka Laut), Jumat (17/7/2015) minggu lalu.

Seperti yang dijelaskan Kapolsek Kuindra, Iptu Z Alimbi kepada GoRiau.com, Jumat (24/7/2015), keluarga tersebut mengalami Laka Laut ketika pulang dari ziarah kubur di Lambur, Jambi.

''Mereka (3 korban), ketika hari Raya itu berangkat dari Desa Nipah Panjang menuju Lambur menggunakan speedboat untuk ziarah kubur sekitar jam 16.00 WIB sore,'' ujar Kapolsek.

Kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, saat menuju Desa Nipah Panjang, speedboat yang dikendarai oleh Basoh Haris itu, diduga mengalami Laka Laut.

''Informasi yang kita dapat dari keluarga korban, ketiganya pulang dari Lambur itu sekitar pukul 17.30 WIB sore, setelah itu mereka hilang kontak,'' ujar Alimbi lagi.

Setelah 5 hari berlalu, tepatnya Selasa (21/7/2015), jenazah sang anak, Basoh Sahid Ruby ditemukan oleh nelayan dari Sungai Bela, dimana kondisi sang anak pada waktu ditemukan terlilit oleh tali speedboat tersebut.

Kemudian, Rabu (22/7/2015) dini hari, giliran jenazah sang ibu, Nurhayati yang ditemukan dan pada sore harinya, jenazah sang ayah, Basoh Haris ditemukan tersangkut jaring nelayan di Sungai Bela.

''Jenazah ketiganya telah kita serahkan kepada keluarga korban yang berada di Desa Nipah Panjang Jambi, dan sesuai bukti serta hasil otopsi, ketiganya merupakan korban Laka Laut di Jambi, kemudian terbawa arus hingga sampai ke Inhil,'' tukas Z Alimbi.(ayu)