BENGKALIS, GORIAU.COM - Memasuki pertengahan November, masih ada sejumlah proyek fisik yang baru mulai dikerjakan oleh rekanan. Kondisi ini membuat anggota dewan khawatir menjelang tutup anggaran pekerjaan tersebut tidak akan selesai.

''Cukup banyak temuan paket pekerjaan fisik yang baru mulai dilaksanakan. Sementara tutup anggaran tinggal sebulan lebih saja lagi. Kita khawatir pekerjaan tidak akan selesai,'' ujar anggota DPRD Bengkalis asal Siak Kecil, Anom Suroto, Jumat (16/11/2012).

Anom mencontohkan proyek pembangunan gedung sekolah, parit dan mesjid. Ia menemukan ada yang baru dimulai pekerjaannya pada minggu kedua November. Selain waktu pengerjaannya cukup mepet, kondisi cuaca juga dikhawatirkan bisa menghambat pekerjaan di lapangan.

''Dengan mepetnya waktu dan ditambah pula musim penghujan, saya pesimis rekanan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak. Kalau pun bisa selesai, kualitasnya bisa jadi asal-asalan,'' ungkap Anom.

Politisi muda Partai Demokrat ini juga menyorot adanya program pembangunan yang telah dianggarkan di APBD 2012, namun tidak dijalankan oleh SKPD dengan berbagai alasan. Ini seharusnya menjadi tanggung jawab kepala satker sesuai fakta integritas yang telah mereka tandatangani ketika dilantik oleh Bupati.

Anom juga berharap kepada kepala daerah agar dalam melakukan mutasi atau pergantian pejabat, sebaiknya sebelum pengesahan APBD dilakukan sehingga ada rasa tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan yang telah disepekati dengan pihak legislatif.

''Pengalaman selama ini sering kita temukan, sewaktu pembahasan APBD pejabatnya masih yang lama, tapi begitu APBD disahkan diganti dengan pejabat yang baru. Yang menganggarkan lain, yang melaksanakan lain. Ketika ada persoalan, pejabat yang baru sering lempar tanggung jawab,'' keluh Anom.(jfk)