
PEKANBARU – Program Studi (Prodi) Ilmu Lingkungan Sekolah Pasca Sarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau memberikan 11 item pemikiran sebagai masukan untuk upaya penanganan masalah sampah kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Sebelas masukan pemikiran tersebut merupakan hasil Sharing Session Suara Bumi dengan tema Menakar Kesiapan Pekanbaru Mandiri Kelola Sampah yang digelar Prodi Ilmu Lingkungan Sekolah Pasca Sarjana Unilak pada Senin (30/6/2025).
Tampil sebagai narasumber Sharing Session Suara Bumi kemarin adalah Ketua Program Studi Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Unilak Dr Ir Rina Novia Yanti, SHut, MSi dan Ir Abdullah Lubis, MLing. IPM (Cand. Doktor Ilmu Lingkungan Unri dan Praktisi Sampah Industri). Acara yang digelar secara online ini diikuti dosen, mahasiswa, pemerintah, LSM dan masyarakat umum.
Sebelas masukan yang disampaikan Prodi Ilmu Lingkungan Sekolah Pasca Sarjana Unilak kepada Pemko Pekanbaru itu adalah:
Kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam mengelola sampah,
Pemerintah menunjuk perwakilan masyarakat untuk menjadi Duta Sampah dan sebagai Pengawas Sampah,
Pemko Pekanbaru memberikan edukasi tentang sampah mulai dari usia dini,
Melibatkan pihak kesehatan lingkungan dalam hal edukasi kesehatan masyarakat,
Disiapkan tempat sampah di rumah tangga dan supermarket diwajibkan memiliki tempat sampah berdasarkan jenisnya,
Edukasi masyarakat secara berkesinambungan untuk memilah sampah dari rumah di tingkat PKK, kelompok pengajian, kelompok arisan RT, RW hingga kelurahan,
Melatih kelompok masyarakat di tingkat PKK, kelompok pengajian dan arisan di tingkat RT, RW, kelurahan cara memanfaatkan sampah dengan cara sederhana menjadi eko enzim, kompos, bahan pakan magot, lubang biopori,
Sampah plastik dikelola pemerintah dengan teknologi pirolisis menjadi bahan bakar, batako,Masing-masing kelurahan minimal mempunyai 1 unit bank sampah yang mendapat dukungan penuh dari Pemko Pekanbaru,
Pemerintah harus memberikan penghargaan dan sanksi kepada masyarakat (LPS) yang kinerjanya bagus dan jelek,
Adanya penjadwalan pengangkutan sampah berdasarkan jenisnya, misalnya hari Senin mengangkat sampah plastik, Selasa sampah kertas, Rabu sampah organik dan seterusnya.
Untuk diketahui, kegiatan Sharing Session Suara Bumi ini merupakan acara yang digelar rutin setiap minggunya oleh Prodi Ilmu Lingkungan Sekolah Pasca Sarjana Unilak. Tujuan kegiatan sharing session ini adalah untuk secara bersama berusaha memberikan masukan terhadap pemecahan masalah yang berhubungan dengan lingkungan, seperti masalah limbah dan sampah, masalah kehutanan, lahan gambut dan mangrove reklamasi lahan tambang dan masalah lingkungan hidup lainnya. Hal ini karena Ilmu Lingkungan terkait tiga pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu ekologis, sosial/ekonomi dan kelembagaan. ***