SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pembina Forum Komunikasi Kader Kesehatan (FK3) Kabupaten Kepulauan Merantii dr Misri mengatakan saat ini kondisi posyandu di Kabupaten Meranti banyak yang mati suri. Kondisi ini terjadi hampir di seluruh tempat.
Hal itu disampaikan Misri saat bertemu dengan wakil rakyat Kepulauan Meranti Dapil Meranti Dumai Bengkalis, Sunaryo, Rabu (29/4/2015).Waktu itu Misri meminta perhatian dan dukungan kepada Sunaryo dalam upaya menghidupkan dan merevitalisasi Posyandu. Selain Posyandi, ada masalah yang tak kalah penting di bidang pendanaan. Dimana kucuran dana yang diperoleh para kader posyandu sangat minim.
Ditempat yang sama, Sekdakab Meranti Drs Iqaruddin MSi sudah mencoba memberikan dukungan dana dan kedepan khusus untuk para Bidan yang bertugas di 101 Desa akan mendapat bantuan sepeda motor, namun begitu dengan keterbatasan APBD yang dimiliki oleh Kabupaten Meranti, sangat diperlukan dukungan alokasi dana dari APBD Riau, dan Sunaryo sebagai Wakil Rakyat Dapil Meranti diharapkan dapat memperjuangkannya.
Dikatakan Sekda, masalah dukungan alokasi dana untuk Meranti sudah sering disuarakan namun apa yang didapat jauh dari harapan. "Kami lihat ada komunikasi yang terputus antara Kabupaten dan Provinsi, dan  dalam pertemuan dengan Komisi A, B, C, D DPRD Provinsi Riau sudah disampaikan namun terkesan masih terjadi tarik-menarik," ujar Iqaruddin.
(zal)