PEKANBARU - Seorang pencuri sawit di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau berinisial Is (34) berhasil lolos dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini Pekanbaru, Jumat (14/5/2016) dinihari kemarin.
Kaburnya Is itu dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP Edi Sumardi, Sabtu (15/5/2016) siang. "Benar, saya dan anggota kepolisian lainnya masih di lapangan melakukan pengejaran," jawab dia melalui pesan singkat whatsapp.
Informasi yang dihimpun, Is kabur sekitar pukul 04.30 WIB kemarin. Dia ini adalah tahanan Polsek Logas Tanah Darat (LTD) Kuansing atas dugaan pencurian sawit warga. Bahkan Is sempat dihakimi masa yang geram.
Ketika itu, Is dibawa ke RS Bhayangkara lantaran diduga mengalami luka tembak dari senapan angin, di mana peluru tersebut bersarang di dadanya. Sambil menunggu dokter spesialis untuk operasi, Is pun ditempatkan di ruangan khusus di sana.
Namun ternyata Is berhasil lolos, lantaran petugas jaga ketiduran. Kaburnya pelaku baru diketahui ketika perawat masuk ruangan untuk memeriksa kondisi Is. Padahal di dalam ruang itu tangan Is diborgol dan pintu sudah digembok di bagian atasnya.
Kuat dugaan, karena pintu bagian bawah tidak dikunci, Is pun akhirnya lolos dengan 'mengupak' pintu jeruji besi tersebut lalu melarikan diri. Selain diburu polisi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda juga sedang memeriksa petugas yang jaga saat itu. ***